DepokNews–Aparat Satpol PP Kota Depok membersihkan sampah di Kuburan RW 18 Gang Swadaya, Kecamatan Pancoran Mas yang sebelumnya dijadikan lokasi musik dangdut.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdiany mengatakan pihaknya sengaja mendatangi langsung lokasi kejadian untuk memastikan kabar atau informasi yang belakangan dikeluhkan sejumlah warga terkait adanya kegiatan musik di lokasi pemakaman.

“Sebetulnya ini spontanitas juga karena adanya keluhan masyarakat di medsos (media sosial), terus kami cek ke lapangan,” katanya.

Lienda mengungkapkan, di lokasi dirinya mendapati begitu banyak tumpukan sampah berserekan.

Dan ini adalah salah satu yang menjadi keluhan warga sekitar

“Ternyata memang benar sedikit kurang terjaga, banyak sampah. Karena itu kami tergerak mengajak masyarakat lingkungan sekitar membersihkan sampah yang seharusnya tak dibiarkan dan memberikan pemahaman pada mereka tentang pentingnya menjaga kebersihan.”katanya.

Menurut keterangan sejumlah warga pada petugas, sampah-sampah tersebut dibuang oleh warga dari luar lingkungan sekitar.

“Katanya ada yang buang sampah sambil lewat naik motor, nah itu kami bilang amankan saja laporkan ke Satpol PP, kami juga penegak perda,” janjinya

Ketika disinggung soal kegiatan musik dangdut di tengah kuburan yang sedang viral, Lienda mengaku pihaknya sampai saat ini masih melaku
Dari keterangan sementara, itu adalah gerobak dangdut yang biasa berkeliling.

“Jadi bukan acara dangdut yang menggelar panggung gitu, saya juga kaget. Ditambah ada warga yang memang sedang cek sound miliknya di kuburan, jadi terlihat seperti dangdutan,”katanya.

Lienda menegaskan kegiatan tersebut tidak bisa dibenarkan karena dilakukan di lokasi yang tak lazim, yakni di area pemakaman yang harusnya dijaga.

“Ini lebih ke adab ya, kita kan harus menjaga adab di pemakaman. Intinya kami imbau pada masyrakat agar tak lagi terulang hal seperti ini, dan tentunya menjaga kebersihan makam serta laporkan bila ada musik dangdut di makam,”katanya.