DepokNews–Anggota Pokdarkamtibmas Kelurahan Suka Maju dibantu petugas satpam berhasil mengagalkan aksi tawuran dua kelompok geng di dekat Perumahan Villa Pertiwi, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, pada Senin (14/1) malam.

Anggota Pokdarkamtibmas Subsektor Sukamaju kepada wartawan mengatakan tawuran berawal dipicu saling ejek dua kelompok antara Jati Jajar (JJ) dengan KUD Sukamaju (KUDS).

Kedua kelompok ini dikenal sebagai langganan tawuran berhasil dibubarkan dan diamankan anggota sekuriti dan Pokdar yang tengah patroli bersama.

“Ada enam remaja yang kami amankan dari kelompok JJ. Keenam orang ini saat kami introgasi mengakui telah melakukan aksi tawuran dengan melakukan aksi serangan balasan terhadap kelompok KUD Sukamaju,”katanya.

Dia mengatakan sebelum tawuran sempat terjadi bentrok, yakni salah satu teman dari kelompok berbeda menendang remaja yang diketahui masih duduk di kelas 8 SMP.

“Ini merupakan aksi serangan balasan. Saat kami introgasi pelaku yang diamankan di Pospol Sukamaju mengaku sebelumnya memang sudah saling pukul-pukulan,” ujarnya.

Pada saat kejadian Trisna dibantu 8 anggota pokdar yang sedang piket di Pospol Sukamaju mengetahui ada kejadian itu langsung ke TKP dekat Perumahan Villa Pertiwi Blok C (deket Material Fadeal).

Mengantisipasi hal tidak diinginkan keenam remaja diketahui masih duduk di bangku kelas 8-9 ini  dibawa ke Pospol Sukamaju dan langsung diberikan pembinaan.

Ketua Sub Sektor Pokdarkamtibmas Kelurahan Sukamaju, Iswara mengatakan, berkat Tim Khusus (Timsus) yang sedang tugas piket aksi tawuran antara dua kelompok berbeda tersebut bisa dicegah.

“Setelah mendapatkan informasi bahwa akan ada serangan balasan, timsus yang sedang piket langsung melakukan patroli langsung mendapatkan para remaja dari kelompok Jatijajar rencana akan melakukan tawuran langsung diamankan ke Pospol.

Sementara itu atas kejadian ini ada dua saksi yaitu satpam perumahan Villa Pertiwi yang juga ikut membantu mengamankan para remaja.

Pihaknya tidak menemukan senjata tajam apalagi kedapatan.

Sebagai syok terapi para pelaku diamankan ke Pospol Sukamaju untuk memanggil orang tua melihat perlakuan masing-masing anaknya dengan melakukan aksi membahayakan bagi nyawanya yaitu tawuran.Area lampiran