Jajaran Anggota Pokdarkamtibmas saat berfoto bersama

DepokNews– Anggota Pokdarkamtibmas diminta peran aktif dalam menjaga memelihara keamanan tertib masyarakat (Harkamtibmas) dapat bersinergi dengan anggota di lapangan

Demikiam dikatakan Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto melakukan tatap muka dan silahturahmi dengan anggota Pokdarkamtibmas se-Kota Depok, di Gedung 88 Jalan Putri Tunggal, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Minggu (18/3).

“Kami meminta peran aktif anggota Pokdar dalam menjaga memelihara keamanan tertib masyarakat (Harkamtibmas) dapat bersinergi dengan anggota di lapangan”katanya.

Dia mengatakan tahun ini ada agenda besar pesta demokrasi Pilkada serentak baik Pemilihan Gubernur Jawa Barat dan Bupati.

Dalam mewujudkan Harkamtibmas terhadap kelancaran Pilkada serentak tersebut anggota pokdar dapat berperan membantu Polri.

Kapolresta juga meminta anggota Pokdar sebagai mitra polri dapat menggalakan Pamswakarsa berupa siskamling atau ronda di lingkungan masing-masing.

Ciptakan kondisi aman dan kondusif di lingkungan bermula dengan menjadikan dirinya sendiri menjadi polisi, tertib sosial, dan toleransi.

Setelah timbul kesadaran tersebut setidaknya dapat menciptakan situasi keamanan di lingkungan sendiri

Anggota pokdarkamtibmas ikut perang terhadap stop informasi hoaks yang di zaman era milenia ini sedang trend banyak informasi hoaks yang membuat bingung masyarakat sekaligus meresahkan.

Sementara itu Ketua Pokdarkamtibmas Resort Kota Depok, Dr.Ir. Djoko mengungkapkan kegiatan tatap muka dan silahturahmi ini juga anggota diberikan pembinaan supaya menjadi disiplin.

“Seluruh anggota Pokdarkamtibmas lintas wilayah di Kota Depok ini termasuk para ketua sektor diberikan pembinaan dari satuan fungsi jajaran kepolisian resort Depok narkoba, Reskrim, dan Lalulintas serta sejumlah Pengurus Daerah Pokdarkamtibmas Polda Metro Jaya Bagian Divisi Pengawasan dan Hukum, Kepala Bidang Kaderisasi dan Organisasi, dan Bendahara Umum.

Memberikan pembinaan ke jajaran anggota Pokdarkamtibmas bertujuan dapat mengetahui tindakan pertama di TKP jika langsung bersinggungan hukum di masyarakat.

“Kegiatan pembinaan ini kita lakukan selama sehari. Selain itu kita juga memberikan pembekalan materi perangi informas bohong atau Hoaks juga,”katanya.