DepokNews–Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Depok sedang melaksanakan konsolidasi internal. Menurut Sekretaris DPC PKB Kota Depok Iwan Setiawan mengatakan pihaknya sedang melakukan Konsolidasi Penataan Struktur Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) atau tingkat Kecamatan.

Ia mengungkapkan, amanat dari DPP yang mengharuskan Ketua Tanfidziyah DPAC maksimal berumur 35 tahun dan Sekretaris maksimal berumur 30 tahun. “

Mantan Caleg, PAC yang lama, tokoh stakeholder PKB, dan Banom NU boleh rekomendasi calon pengurus DPAC baru dengan kriteria ditentukan. Ini adalah agenda internal PKB dan serempak dilakukan di semua daerah atau Nasional,”ujarnya seusai acara Konsolidasi Penataan Struktur DPAC. Kantor DPC PKB Kota Depok, GDC.

Iwan mengungkapkan untuk Ketua Dewan Syuro dan Sekretaris Syuro disyaratkan memiliki Ponpes, Yayasan Pendidikan, Pimpinan Majelis Taklim, dan Yayasan PAUD. Ia menambahkan salah satu targetnya adalah PKB reborn. Yaitu: tahun 2024 PKB akam lahir kembali pada zaman revolusi 4.0 yang ditandai dengan bonus demografi, punya saluran politik. “Mereka ini
tidak lupakan Ulama Nusantara dan sebagai pekerja partai salahsatunya dia paham medsos, punya Twitter, Facebook. Sebab, ke depan salah satunya perang udara dan tidak gagap realitas medsos,”paparnya.

Hal senada diutarakan Ketua DPC PKB Kota Depok Selamet Riyadi. Menurutnya, agenda ini tidak ada hubungannya dengan adanya hajatan politik atau Pilkada mendatang. “Ini juga bagian dari pengkaderan partai yang dilakukan secara serempak berdasarkan ADART Muktamar Bali. Tentunya, kita berharap bisa berkiprah bagi Kota Depok. Bagi pemimpin Depok mendatang, harus sesuai antara teori dan realita. Jangan hanya mengawang-awang yang tidak sesuai dengan kenyataan,”tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, nampak hadir Anggota DPRD Jawa Barat Faizin. Ketua Dewan Syuro PKB Depok KH. Mahfudz Anwar, Ketua PCNU Kota Depok Ust. Achmad Solechan, Fungsionaris Partai dll.