DepokNews–Pimpinan Cabang Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PERISAI) Depok sukses melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Depok pada hari Selasa, 2 Februari 2021. Acara tersebut di pimpin oleh Bapak Achmad Kafrawi selaku Asisten Daerah Ekonomi dan Pembangunan Kota Depok. Acara yang berlangsung di Ruang Bougenville Balai Kota Depok tersebut berlangsung tertib dan tepat waktu dengan dimulainya pukul 9 pagi . Ketua Cabang Depok, Muhammad Djody Satriani, sangat mengapresiasi undangan tersebut, terlebih dalam audiensi itu dihadiri oleh 7 Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah disingkat OPD. Adapun perwakilan dari 7 OPD dihadiri oleh Achmad Kafrawi, Sidik Mulyono Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Cepi Gunawan Kepala Seksi Kesbangpol, Putri Kepala Seksi TRJK DPUPR, Syahril Simamora Kepala Seksi Perdagangan, D Kamili Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial yang diwakili Kepala Bagian Pemberdayaan dan Agama, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemuda, Dodi.

Dalam audiensi ini PC PERISAI menekan isu kepemudaan yang menjadi urgensi pembahasan kali ini. UU No 40 Tahun 2009 tentang Pemuda belum dapat direalisasikan di Kota Depok. Hal ini disebabkan kurangnya legal standing tentang kepemudaan di kota yang tidak ada Perda Pemudanya ini. Lebih lanjut PERISAI meminta kepada Disproyata untuk mengawal pembentukkan PERDA Pemuda agar dimasukkan kedalam agenda prioritas DPRD Kota Depok. “Pemuda memiliki karakteristik Inovatif, Kreatif, Leadership, Berani dan itu sangat dibutuhkan dalam Perancangan RPJMD maupun di Musrenbang” kata Ahmad Zidan, Bagian Polhukam PERISAI. Ia menambahkan pemuda masih minim kesempatan dalam keterwakilannya di pemerintah eksekutif maupun legistlatif.

Kepala Bidang Pemuda, Dodi mengatakan bahwa PERDA tentang Kepemudaan di Depok menjadi hal yang urgent untuk segera direalisasikan, namun hal ini tentunya perlu melibatkan banyak stakeholder lainnya. “Peraturan Daerah tentang Kepemudaan masih dalam pembahasan di DPRD Depok” ujarnya. Ia juga berharap pemuda dapat berkontribusi aktif walaupun masih banyak kekurangan pemerintah kota dalam mengakomodir kepentingan pemuda.

Selain itu Ketua PC PERISAI Depok, Djody mebahas tentang Musrenbang sebagai akses pemuda untuk ikut dalam perencanaan pembangunan dengan memberikan peran lebih kepada pemuda. Ia berpendapat bahwa pagu anggaran sudah cukup untuk tiap kelurahan di Kota Depok. “Padahal pagu anggaran yang besarannya 2,5 Miliar Per Kelurahan dapat dimanfaatkan dengan baik jika dikelola dengan profesional” Ujarnya dengan optimis. Ia berharap bahwa kedepannya dalam merancang Rencana Pembangunan Daerah, peran pemuda bisa lebih aktif lagi. “Pemuda bukan hanya target atau objek, tetapi bisa menjadi bagian dari perencanaan tersebut, kita bisa katakan sebagai aktor atau subjek” pungkasnya.