DepokNews–Petugas Kelompok Pemungutan Suara di Kota Depok kembali meninggal dunia kali ini berita duka cita datang dari Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung.

Ahmad Fauzi anggota KPPS 65 Kelurahan Cipayung pada Kamis (2/5) meninggal dunia dimana sebelumnya Ahmad Fauzi dirawat di Salah Satu Rumah Sakit di Pancoran Mas

Di rumah duka RT 07/08 Kelurahan Cipayung sejumlah rekan Ahmad Fauzi melayat dan mengucapkan belang sungkawa termasuk Camat Cipayung Asep Rahmat.

Panitia Pemungutan Suara Kecamatan Cipayung Asep Sobari kepada wartawan mengatakan Ahmad Fauzi yang masih berusia sekitar 43 tahun menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit.

Ahmad Fauzi sempat dirawat di Rumah Sakit selama empat hingga lima hari, dan beberapa hari sebelum meninggal dibawa pulang.

Dia menambahkan pada tanggal 18 April usai kegiatan pemungutan kondisinya sudah drop atau kelelhansampai ketua KPPS melakukan istirahat dulu,

Dikarenakan kondisi terlalu lelah almarhum memang sudah lelah lalu istirahat di rumah masing-masing sampai jam 7 dilanjutkan lagi penghitungan suara

“Info yang kami dapat dari keluarga Ahmad Fauzi lelah dan istirahat dirumahnya, karena kondisi drop kemudian dirujuk ke Rumah Sakit”katanya.

Jadi emang selesai pemungutan kondisi agak drop fisiknya turun sampai beberapa hari setelah itu sakit di rumah lalu ke rumah sakit.

Dari konfirmasi ke keluarga tidak ada riwayat diagnosa penyakit.

“Saya belum sampe diagnosisnya apa. Keluhan tidak disampaikan tapi ketua kpps melihat kondisinya sangat lelah pucat, karena mungkin faktor tanggung jawab tugas”katanya.

Dirinya menduga Ahmad Fauzi meninggal karena kelelahan atau kecapean sehingga ngedrop.

Ahmad Fauzi dimakamkan di pemakaman di TPU Karet Cipayung.

Semua anggota KPPS menyampaikan tahun ini lebih lelah melebihi daripada 2014 lalu pertama faktor jam kerja dan tugas lebih banyak karena lima kotak suara.

Sejauh ini sudah sampaikan ke KPU dan instansi mudah-mudahan  bisa disetujui bantuan untuk korban .

“Sudah kita ajukan, tadi sudah kita bantu administrasi surat kematian ahli waris”katanya.

Harapannya proses pemilu dikaji dari segi pelaksanaan dan anggarannya, kegiatannya sangat dituntut tanggung jawabnya karena kaitan dengan suara.