Diskarpus Kota Depok (Istimewa)

DepokNews- Sebanyak 5.000 eksemplar buku bacaan ditambah Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok, di Tahun 2019 ini. Hal tersebut sebagai langkah untuk meningkatkan minat baca dan kebutuhan buku bagi masyarakat Depok.

Kepala Bidang Perpustakaan Diskarpus Kota Depok, Catur Sri Astuti mengatakan, Penambahan buku ini menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2019. Beragam jenis buku bacaan, dari fiksi dan non fiksi juga akan bertambah koleksinya.

“Tidak hanya buku untuk anak, tapi juga buku pengetahuan umum, sastra, ekonomi, hingga karya fiksi, dan nonfiksi untuk anak mahasiswa juga akan ditambah jumlah koleksinya,” kata Catur.

Sementara itu, Kepala Diskarpus Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah mengungkapkan, Perpustakaan Umum Kota Depok telah memiliki 38.767 koleksi buku dengan 22.388 judul yang berbeda.

“Ada buku fisik ada juga yang bentuknya E-book. Disini juga menyediakan 664 keping DVD/VCD jenis buku non fisik,” jelas Siti.

Penambahan jumlah buku di Perpustakaan Umum Depok berasal dari hibah di berbagai instansi dan kelembagaan. Di antaranya, Perpustkaan Nasional, Provinsi Jawa Barat, Kementerian, mahasiswa, hingga masyarakat.

“Kami utamakan buku untuk anak-anak. Karena kami ingin anak-anak memiliki wadah untuk mencari pengetahuan, di luar dari sekolah,” jelasnya.

Selain menyediakan Perpustakaan Umum, Diskarpus juga menyediakan Perpustakaan Keliling (Pusling). Wadah ini merupakan fasilitas tambahan yang gencar dilakukan untuk jemput bola meningkatkan minat baca khususnya anak-anak.

Berdasarkan data Diskarpus Kota Depok, rata-rata minat baca di Depok semakin meningkat, hasil survey 2018 mencapai angka 63,96 persen. Hasil ini dapat dijadikan pintu masuk untuk meningkatkan kegiatan literasi di sekolah.

“Tentu akan terus bertambah setiap tahunnya dan ini perlu dorongan dari seluruh stake holder dan masyarakat tentunya,” tutupnya.(mia)