DepokNews– Dr. KH. Mohammad Idris. MA, Calon Wali Kota Depok nomor urut 2 manyampaikan ucapan selamat Hari Snatri Nasional kepada seluruh Santri di Kota Depok khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Idris yang juga pernah menjadi Santri lulusan Pondok Modern Darussalam Gontor tahun 1974 – 1980 ikut menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2020 yang mengangkat tema “Santri Sehat, Indonesia Kuat”.

Hal tersebut disampaikan disela-sela masa kampanyenya sebagai Calon Wali Kota Depok nomor urut 2. Idris menjelaskan bahwa santri adalah aset bangsa yang diharapkan bisa memimpin bangsa dan negara dibawah asuhan para Kyai. “Saya berharap kedekatan para Santri dengan para guru (Kyai) bisa terus terjalin dalam melanjutkan amanah kepemimpinan ummat di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang kita cintai ini”. Ucap Idris.

Idris juga ikut turut prihatin terhadap kondisi Hari Santri Nasional tahun 2020 bertepatan dengan masa pandemi seperti sekarang ini, namun Idris mengingatkan para santri harus terus menjaga nafas perjuangan dalam semangat dan tekad nilai-nilai ilahiah sehingga tetapdapat mengamalkan makna hari santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Sejarah telah mencatat bahwa para santri dan Ulama telah mewakafkan seluruh hidupnya untuk ummat, bangsa, dan negara, sehingga santri harus tetap mengimplementasikan makna perjuangan sesungguhnya”. Jelas Idris.

Lanjutnya, Idris menitipkan 2 pesan kepada santri dan santriwati Kota Depok. “Pertama, Saya berharap para santri bisa memberikan sikap kedisiplinan, keteladanan, dan sikap kehati-hatian yang senantiasa menjadi tradisi para santri hendaknya bisa menjadi acuan dalam menghadapi pandemi seperti sekarang ini”. Tutur Idris

“Kedua, saya berpesan untuk para santri agar senantiasa mengedepankan sikap saling menghormati dan menghargai antar warga masyarakat”. Lanjut Idris.

Idris juga menegaskan bahwa dirinya sangat mendukung kehadiran Pondok Pesantren di Kota Depok dan menjelaskan keberpihakannya kepada para santri lewat program yang telah dijalankan selama menjadi Walikota Depok. “Kita akanterus mendorong program pemberdayaan Santri melalui asosiasi atau persatuan Pondok Pesantren Se-Kota Depok, kita juga memberikan hibah kepada yayasan sosial keagamaan untuk membina para santri dengan baik”. Tegas Idris.

Di akhir, Idris juga akan terus berkomitmen untuk meningkatkan program-program baik untuk santri dengan menciptakan warga yang religius bersama payung hukum Perda Penyelenggaraan Kota Religius (PKR). “Penguatan Pesantren sudah berjalan dan akan ditingkatkan dengan Perda PKR dalam menggeliatkan kembali kegiatan-kegiatan para santri di dalam Pondok Pesantren, termasuk bantuan-bantuan hibah”. Tutup Idris.

Sebagai Informasi bahwa selama 5 tahun kepemimpinan Mohammad Idris menjadi Wali Kota Depok, 16 Pesantren menerima Hibah Rehab dan pembangunan Sanitasi. Selain itu, Idris juga memberikan bantuan Hibah Rehab kepada 200 rumah Ibadah , 32 Lembaga Yayasan Keagamaan, dan 2 Majelis Taklim di Kota Depok. Dalam 5 tahun kedepan program tersebut akan terus dilanjutkan dengan meningkatkan anggaran dan jumlah penerimanya.