DepokNews–Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, Hengky, S.T
Talk show RW-Club (RWC). Talk show RW-Club tersebut dalam rangakaian acara memperingati Hari Dongeng Anak se-dunia.

Acara ini berlangsung di Lapangan RW 016 Kelurahan Mekarjaya, Jumat, 27 Maret 2021. Acara bertajuk “Ngobrol santai bareng Pak Camat Sukmajaya” mengangkat tema yang berkaitan dengan implementasi RW Ramah Anak ini berlangsung sangat menarik karena dikemas dalam bentuk diskusi membahas hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan program RW Ramah Anak khususnya di wilayah Kelurahan Mekarjaya.

Selain Hengky, S.T. yang merupakan Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, hadir dalam kegiatan tersebut : Camat Sukmajaya, Bp. H. Ahmad Tito Riyadi, M.Si., Lurah Mekarjaya : Bp. Drs Zainal Arifin, M.Si., Kadis Kominfo Kota Depok : Bp. Sidik Mulyono, Anggota DPRD Depok : Hj. Endah Winarti, S.H., Ketua RW 016 Mekarjaya Bp. Ferryzar, Ketua RW Ramah Anak Bp. Suryadi, dan para Ketua RW sekitar RW 016 yang diundang.

Acara dibuka dengan pemutaran video rekaman program RW Ramah Anak yang sudah berjalan di RW 016 Kelurahan Mekarjaya. Panitia mengemas acara tersebut dengan baik sehingga nuansa diskusi terlihat santai dan menarik.

Dalam kesempatan ini, Bang Hengky panggilan akrab Hengky, S.T menyampaikan bahwa tugas membentuk RW Ramah Anak bukan hanya menjadi tugas Pemerintah saja, tetapi para Pengurus RT, RW bahkan Pengurus Masjid bergerak mempunyai semangat yang sama dalam membentuk dan menjalankan program tersebut. Menurut Hengky, Anak-anak mempunyai hak yang harus dipenuhi dan dilindungi, yakni dengan mengembangkan bakat dan kreativitas mereka.

“Contoh ketika ada anak-anak yang ikut sholat berjamaah di Masjid, tentu karena kecenderungan anak-anak adalah bermain maka kita tidak sepakat jika kemudian anak-anak disuruh keluar dari masjid karena dianggap mengganggu orang lain, sebaliknya kita bisa merangkul anak-anak tersebut sambil mengajarkan tata cara dan sikap ketika mengikuti sholat berjamaah di Masjid”.

Menurut Bang Hengky yang juga merupakan Ketua Bidang Kepemudaan DPD PKS Kota Depok, para orang tua juga harus bisa memperhatikan pendidikan anak-anak kita dan juga mengontrol anak-anaknya dalam hal penggunaan gadget/hp yang saat ini memang digunakan untuk pembelajaran online. Demikian juga para pengurus PKK dan pengurus lingkungan lainnya, guru-guru ngaji di lingkungan berperan aktif dalam menjalankan program RW Ramah Anak ini, misalnya jika ada kesalahan yang dilakukan anak-anak maka tetap bisa berkomunikasi dan bertegur sapa untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Dalam hal ini Pemerintah Kota Depok bukan hanya menyiapkan Program RW Ramah anak yang merupakan runtutan dari Program Kota Layak Anak (KLA) akan tetapi juga sudah menyiapkan pula payung hukum untuk mendukung program tersebut seperti Perda Ketahanan Keluarga” pungkasnya