Sri Utami, Ketua F-PKS DPRD Kota Depok

DepokNews —  Memperingati Hari Lingkungan Hidup yang dilaksanakan setiap 5 juni, Ketua Fraksi PKS Sri Utami mengingatkan Pemda Depok untuk kembali menguatkan komitmen dan membenahi strategi ketersediaan RTH 30%.

“Sesuai dengan UU 26 tahun 2007 tentang penataan ruang mengamanahkan minimal 30% wilayah kota harus terbuka hijau. Jika kita tilik depok masih memiliki hutang krn baru mencapai 19%,” ujarnya. Minggu (6/6/2021)

Dijelaskan Sri jika  melihat foto udara jumlah ruang terbuka masih sangat  berkurang. Padahal 30% RTH itu syarat minimal bagi kota yg berkelanjutan dan juga syarat kota yag sehat.

” Terus meningkatnya jumlah penduduk membuat alih fungsi lahan dari hijau menjadi abu-abu (semen/beton) cukup mengkhawatirlan. Ini yang kemudian menjadi penyebab banyaknya musibah banjir, tanah longsor di musim hujan serta kekeringan di musim kemarau serta berkurangnya jumlah pohon sebagai penghasil oksigen dan penyerap polutan,” katanya.

 Sri mengajak agar  momen hari lingkungan hidup hendaknya menjadi perenungan bersama bahwa masalah ketersediaan RTH ini harus  kembali dikuatkan. Hal yang penting juga kata Sri adalah perlunya edukasi yang masif kepada masyarakat agar punya pemahaman yang benar.

“Agar mematuhi aturan tata ruang, mendirikan bangunan, kewajiban menanam dan memelihara pohon, serta perilaku hidup yg ranah lingkungan,”pungkasnya