Anggota DPRD Depok Farida Rachmayanti

DepokNews – Anggota DPRD Kota Depok Fraksi PKS, Farida Rachmayanti menyebut Lomba Lubang Resapan Biopori (LRB) yang digagas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok bagi terbentuknya 100.000 biopori sebuah strategi yg baik.

“Keren. Ini sinergi yang sangat baik antara pemerintah dengan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan di Kota Depok yg ramah lingkungan. Mari kita jaga keberlangsungannya demi keseimbangan dan generasi masa depan,” kata Farida kepada depoknews.id, Minggu (28/3/2021).

Selain menjadi salah satu strategi terbaik, Farida juga mengatakan cara itu berpeluang membuat masyarakat berkontribusi, sehingga warga bisa merasa memiliki kotanya.

“Semoga direspon secara positif. Peran Perangkat Daerah sangat signifikan untuk menyukseskan lomba ini dengan mengedukasi, memotivasi dan mendampingi masyarakat agar semangat berpartisipasi,” paparnya.

Farida juga menambahkan, dikaitkan dengan Peraturan Daerah Kota Depok No.3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kota Hijau, maka perwujudannya didasari berbagai asas diantaranya keterpaduan, manfaat dan juga partisipasi. Artinya, pemerintah tidak bisa sendiri dalam mencapai tujuannya.

Sebagaimana dipahami bersama sambungnya, Kota Hijau adalah konsep pembangunan kota berkelanjutan dan ramah lingkungan yang dicapai dengan strategi pembangunan seimbang antara pertumbuhan ekonomi, kehidupan sosial dan perlindungan lingkungan

Adapun Atribut Kota Hijau meliputi 8 hal yakni perencanaan dan disain yang berwawasan lingkungan, Komunitas Hijau, Ruang Terbuka Hijau, Bangunan Hijau, Energi Ramah Lingkungan, Transportasi Hijau, Pemanfaatan Air Ramah Lingkungan
dan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan.

Lebih jauh dia menerangkan, dalam Pasal 15 tentang Pemanfaatan Air Ramah Lingkungan Ayat 1 disebutkan, konsep pemanfaatan air ramah lingkungan merupakan upaya efisiensi pemanfaatan sumber daya air untuk keberlangsungan hidup dengan memaksimalkan penyerapan air, mengurangi limpasan air, dan mengefisienkan pemakaian air.

“Semoga lomba ini memperkuat kesepakatan kita bersama untuk menjaga kesinambungan pembangunan Kota Depok dengan pendekatan Kota Hijau,” pungkasnya.