By: Wandi IT

Depok News – Berawal dari ketidakpuasan Sdr. Nana Suganda selaku mantan Ketua FPK Kecamatan Cipayung Kota Depok atas diterbitkannya SK terbaru No. 220/02/kpts/II/2019 tanggal 13 Februari 2019 oleh Camat Cipayung tentang Perubahan Pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kecamatan Cipayung Kota Depok, sekaligus mempertanyakan keabsahan SK tersebut yang diterbitkan berdasarkan rekomendasi dari Tim Konsolidasi FPK Kota Depok, yang berujung dilayangkan nya somasi kepada Camat Cipayung dan Tim Konsolidasi FPK Kota Depok.

Untuk memediasi hal tersebut, maka pada hari Rabu (27/11/2019) bertempat di kantor Kecamatan Cipayung, Camat Cipayung, Drs. H. Asep Rahmat, MSi selaku Pembina Utama dari FPK Kecamatan Cipayung – mengundang seluruh pengurus FPK Kecamatan Cipayung dan Tim Konsolidasi FPK Kota Depok untuk berkonsolidasi dan bermusyawarah untuk bermufakat dalam menyelesaikan polemik yang terjadi di tubuh FPK Kecamatan Cipayung tersebut.

Selain itu acara mediasi juga dihadiri oleh Kakankesbangpol dan Kasibindowasbang Kesbangpol Kota Depok, Sekretaris Kecamatan Cipayung, Wakapolsek Pancoran Mas, Lurah se Kecamatan Cipayung, dan Anggota FPK Kec. Cipayung serta para Ketua FPK Kelurahan se Kecamatan Cipayung.

Pada dasarnya kami kembalikan lagi kepada para anggota dan pengurus untuk membangun kembali FPK Kecamatan Cipayung, karena susunan kepengurusan yg diajukan kepada kami (camat Cipayung-red) adalah atas dasar kesepakatan para anggota dan pengurus yang menghendaki adanya perubahan kepengurusan FPK Kecamatan Cipayung khususnya pada posisi Ketua pada saat rapat konsolidasi kedua yang diinisiasi oleh Tim Konsolidasi FPK Kota Depok, Kami sebagai Pembina sebatas memfasilitasi sesuai dengan yang diamanahkan di Permendagri No.34 th 2006 dalam rangka menggerakan organisasi FPK di Kecamatan Cipayung ” ujar Asep Rahmat saat membuka acara.

Setelah acara dibuka, berturut turut memberikan sanbutan dan arahan dari pihak Kakankesbangpol, M. Hakim Siregar dilanjutkan oleh Wakapolsek Pancoranmas – AKP Suhardi dan Lurah Bojong Pondok Terong – Suryana Yusuf mewakili para lurah se-kecamatan Cipayung.

Dalam sambutan dan arahannnya mereka semua bersepakat bahwa permasalahan yang dihadapi oleh internal FPK Kecamatan Cipayung pada saat ini adalah permasalahan kecil dan sesungguhnya sangat mungkin diselesaikan secara musyawarah untuk mencapai mufakat.

Acara dilanjut dengan penyampaian keberatan serta pendapat dari semua pihak, baik pihak yang berkeberatan yaitu Nana Suganda, dan juga tanggapan dari pihak Tim Konsolidasi FPK Kota Depok yang diwakili oleh H. Agus Purwoto, serta pendapat dari wakil FPK Kelurahan dan Kecamatan.

Melihat situasi yang berkembang, Camat Cipayung selaku Mediator kemudian menawarkan opsi kepada para pengurus untuk membekukan sementara kepengurusan yg ada, dan kemudian seluruh peserta rapat bersepakat dan menyetujuinya.

Maka mulai hari Rabu (27/11/2019), kepengurusan FPK Kecamatan Cipayung dinyatakan dibekukan dan seluruh SK Pengangkatan & Perubahan yang pernah dikeluarkan oleh Camat Cipayung dinyatakan tidak berlaku lagi.

Dan selanjutnya Camat Cipayung menyerahkan kembali kepada penasehat dan seluruh mantan pengurus untuk bermusyawarah kembali dalam menyusun ulang kepengurusan FPK Kecamatan Cipayung selanjutnya, dengan catatan bahwa periode masa jabatan tidak berubah yaitu dengan masa akhir periode tahun 2022.

Pembekuan hanya berlaku untuk kepengurusan tingkat kecamatan sedangkan tingkat FPK kelurahan tidak ada masalah dan tetap berjalan seperti biasa.

Dengan demikian kekisruhan yang terjadi selama ini dinyatakan telah terselasaikan melalui mekanisme musyawarah mufakat, yang ditandai dengan penyerahan stempel FPK Kecamatan Cipayung dari pihak Nana Suganda dan juga FPK Kecamatan Cipayung yang diwakili oleh Sdr. Muslim.