DepokNews–Ketersedian gas elpiji 3 kilogram saat ini masih kategori aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Depok.

“Untuk saat ini kami masih beroperasi seperti biasa dan kalau pun nantinya ada lonjakan permintaan akan ada penambahan jumlah pasokan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Ketua Hiswana Migas Kota Depok Ahmad Badri ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat telpon selularnya, Kamis (2/4).

Lebih lanjut Ahmad Badri mengungkapkan, memang pernah pada akhir bulan kemarin terjadi lonjakan permintaan karena kebutuhan akan gas dimasyarakat meningkat pasca adanya himbauan untuk mengurangi aktifitas diluar rumah akibat merebaknya wabah corona.

Akhir bulan kemarin sempat mengalami lonjakan permintaan, karenanya segera kami tanggulangi dengan menambah pasokan gas elpiji 3 kilogram sebanyak 50 persen dari biasanya.

“Sejak diberlakukan nya himbauan WFH oleh pemerintah ada peningkatan pemakaian gas elpiji 3 kilogram dari sektor rumah tangga, untuk mengantisipasi kelanggkaan dilapangan, kami segera melakukan kordinas dengan pihak pertamina untuk penambahan jumlah pasokan sebanyak 50 persen dari alokasi biasa,”katanya.

Selain itu, kata Ahmad Badri, pihaknya juga selalu berkordinasi dengan seluruh agen yang ada untuk memonitor langsung dilapangan dan memberikan informasi secepatnya jika ada kekurangan dan hambatan agar dapat langsung dikordinasikan dengan pihak terkait seperti Pemkot dan Pertamina.

“Jadi masyarakat tidak perlu merasa khawatir akan ketersedian gas elpiji 3 kilogram karena kami selalu memonitor dan akan menambah jumlah pasokan ketika ada lonjakan kebutuhan yang signifikan,” katanya.