DepokNews–Madrasah Young Research Super Camp (MYRes) 2020 adalah program perlombaan penelitian tahunan untuk siswa/i jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Madrasah Aliyah (MA) diseluruh Indonesia. Bidang penelitiannya ada 3 yaitu, bidang Keagamaan, bidang Ilmu Sosial dan Humaniora, dan bidang Ilmu Matematika, Sains, dan Pengembangan Teknologi. Pendaftaran MYRes 2020 dibuka pada 20 Agustus – 25 September 2020.

MYRes pertama kali diadakan pada tahun 2018 dengan jumlah proposal yang masuk hanya 666 naskah, pada tahun 2019 peserta meningkat menjadi 1.018 naskah. MYRes tahun ini meningkat tajam peminatnya dibanding tahun-tahun sebelumnya yaitu sebanyak 5600 naskah yang didaftarkan.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Ahmad Umar menjelaskan di laman Kemenag, Senin (28/9) “Ada lonjakan pendaftar yang signifikan pada Myres 2020, mencapai 5.600 pendaftar. Ini menunjukkan tradisi riset di madrasah terus bergeliat, bahkan sejak tsanawiyah”.

Jumlah ini terdiri dari 2.140 pendaftar jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan 3.406 pendaftar jenjang Madrasah Aliyah (MA). Dari bidang Ilmu Matematika, Sains, dan Pengembangan Teknologi sebanyak 859 pendaftar jenjang MTs, dan 1.383 pendaftar jenjang MA, bidang Ilmu Sosial dan Humaniora sebanyak 846 pendaftar jenjang MTs, dan 1.387 pendaftar jenjang MA, dan bidang Ilmu Keagamaan sebanyak 435 pendaftar jenjang MTs, 690 pendaftar jenjang MA.

“Dari 5600 pendaftar akan dipilih 54 proposal terbaik, dari MTs 27 proposal dan MA 27 proposal. Berarti ada 9 proposal yang terpilih dari tiap bidangnya. 54 proposal akan mengikuti pendalaman secara online. Mereka akan melakukan penelitian selama 4 minggu dan mendalami penelitian yang dibimbing panitia disela waktu penelitian.” Tambah Nanik Kasubdit Kesiswaan KSKK Madrasah.

Hasil lonjakan peserta MYRes tahun 2020 yang sangat antusias ini menyebabkan pengumuman penilaian yang awalnya tanggal 6 Oktober 2020, mundur menjadi tanggal 14 Oktober 2020. Tak hanya itu, kuota proposal yang lolos ke tahap selanjutnya pun ikut bertambah, yang sebelumnya hanya 9 proposal perbidang menjadi 50 proposal per bidang. Hasil pengumuman dapat dilihat pada link berikut ini – https://madrasah.kemenag.go.id/myres2020/peserta/pengumuman

Menurut Umar, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan budaya meneliti dikalangan siswa madrasah. MYRes juga bertujuan mengembangkan dan meningkatkan potensi intelektual siswa/i madrasah dan meningkatkan potensial penelitian yang orisinil, kompetitif, dan berkualitas.

Semoga dari kegiatan kompetitif ini akan menjadikan Madrasah lebih baik dan menaikkan martabat Madrasah dikancah nasional, juga menghasilkan lulusan Madrasah menjadi siswa/i yang berprestasi dan hebat sehingga dapat menegakkan negeri ini dengan adil, baik, dan amanah. Seperti slogan Madrasah yaitu Madrasah Hebat Bermartabat.

Penulis : Nadia Nur Hafizah, Mahasiswa STEI SEBI