DepokNews–Aparat Kepolisian Polsek Sukmajaya dan Polresta Depok berhasil mengamankan pelaku terduga perampasan telepon genggam milik dua siswa Sekolah Dasar di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos

Kasubag Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Polisi Firdaus mengatakan pelaku RK diamankan di kawasan Cilacap, Jawa Tengah.

Usai melakukan perampasan pelaku kemudian kabur ke wilayah Cilacap, Jawa Tengah.

“Iya Alhamdulillah sudah berhasil diamankan tim gabungan Polresta Depok, Polsek Cimanggis dan Polsek Sukmajaya di bawah pimpinan langsung Kasat Reskrim, Kompol Deddy Kurniawan,” katanya.

Pelaku diringkus tanpa perlawanan. Guna penyelidikan lebih lanjut, pelaku pun langsung dibawa ke Polresta Depok.

Diberitakan sebelumnya, telepon genggam milik siswa dibawa kabur oleh pria tidak dikenal yang berprofesi sebagai tukang es di RT 02/08 Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos.

Menurut keterangan korban Algi, 12, saat disambangi di rumahnya Gang Sadar, RT.02/08, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, mengatakan awal sudah mengenal pelaku sebagai tukang penjual es Thai Tea deket rumah dengan iming-iming mau dibeliin es.

Tanpa menaruh rasa curiga korban berdua dengan Abral diajak naik motor berboncengan.

“Saya duduk di belakang sedangkan Abral di belakang pelaku boncengin motor Honda Beat diajak keliling daerah Sukmajaya.

Akan tetapi saat tiba depan Perumahan depan Giant Jalan Tole Iskandar pelaku menurunkannya di pinggir jalan dengan alasan pelaku mau mengambil es untuk dagangan.

Tidak sampai disitu pelaku juga meminta dengan alasan minjam hp milik korban Lenovo hitam untuk menelpon bos pelaku yang berprofesi sebagai pedagang minuman es.

Hal yang sama juga dialami Abral yang diturunin juga dijalan tempat berbeda di Jalan Raya Bogor.

HP Abral juga diminta pelaku setelah itu ditinggali begitu saja di jalan,katanya.

Algi dapat pulang ke rumah dengan jalan kaki sejauh sekitar 5 Km.

Sedangkan Abral berhasil pulang ke rumah setelah di posting warga foto ke media sosial.

“Kalau saya pulang jalan kaki. Sedangkan Abral berhasil ditemukan setelah ibu Sandra melihat viral di media sosial anaknya ditemukan di jalan lalu langsung dijemput”katanya.

Sementara itu ciri-ciri pelaku, lanjut Albral panggilan Raka, usia masih remaja sekitar 20 tahunan, berbadan kurus, dan berkulit hitam.