DepokNews–Tim SAR dan petugas lainnya hingga Jumat (25/1) belum berhasil menemukan Pandi seorang anak yang hanyut terbawa arus Sungai di Ciliwung pada Kamis (24/1) sore.

Komandan Tim SAR Jakarta Aulia Solihanto mengatakan, fokus pencarian pada hari kedua ini ialah sepanjang 4 hingga 5 kilo meter dari titik pertama kejadian atau korban terlihat.

“Jadi titik pencarian kami fokuskan dari daerah Pesona Khayangan ini sampai kawasan Pondok Cina, ya sekitar 5 kilometer”katanya.

Dalam pencarian ini anggotanya menemui beberapa kendala yang cukup sulit dihadapi petugas dalam upaya pencarian korban.

Di antaranya adalah faktor cuaca dan derasnya aliran sungai atau kali. 

“Kenapa kita fokus di sekitar sini karena banyak pusaran atau akar-akar pohon. Kami masih curiga korban belum jauh dari titik terakhir,” ujarnya.

Kendala lainnya yang dihadapi petugas gabungan adalah debit air yang cukup tinggi dan deras. Karena itu, pihaknya belum bisa menurunkan tim penyelam dan fokus melakukan pencarian menggunakan perahu karet atau speed both.

“Iya cuaca mempengaruhi, harusnya bisa dari pagi namun karena hujan jadi terkendala. Kami siapkan dua penyelam namun kami tahan karena air cukup deras,” ujarnya.

Sementara dua anak Gilang dan Surya 
berhasil diselamatkan warga, dua korban selamat tersebut mengalami trauma dan telah dibawa oleh pihak keluarga.

Sementara Pandi hingga kini masih belum ditemukan.

Sementara itu, Kapolsek Sukmajaya Komisaris Bronet mengatakan, pihaknya telah berada di lokasi kejadian.

“Saat ini anggota saya masih melakukan pemeriksaan. Kita tunggu saja,” katanya.

Belakangan diketahui, bocah malang itu ternyata adalah warga RT 4/22 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berusaha mencari korban.