Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Hardiono

DepokNews – Penangkan terduga pelaku tindak pidana terorisme terjadi di Kelurah Bedahan,Kecamata Sawangan. Sabtu (26/10/2019. Menanggapi hal tersebut, Hardiono selaku Sekretaris Daerah Kota Depok meminta para Lurah, RT/RW agar melakukan pendataan kepada setiap pendatang baru yang ada di wilayah masing-masing.

“ Saya meminta kepada Lurah, RT dan RW serta para kepala lingkunan untuk cek dan ricek kepada masyarakat yang baru datang. Sebab jangan sampai kecolongan lagi seperti yang terjadi kemarin (red) penangkapan teroris di Sawangan,” ujarnya saat dikonfirmasi. Senen (28/10/2019).

Menurutnya jika masyarakat dan para pengurus lingkungan melakukan pemantauan dengan mendata dan mengecek langsung setiap warga baru dilingkungan. Hardiono yakin setiap ancaman di masyarakat akan bisa dideteksi dengan cepat.

“Kalau masyarakat peka dengan hal ini saya yakin setiap masalah baik ancaman terorisme dan narkoba dan ancaman lainnya bisa diselesaikan dan diatasi,” katanya.

Dijelaskan Hardiono Kota Depok adalah kota transit, posisimya berada ditengah. Sehingga ancaman baik terorisme, narkoba dan kejahatan lainnya akan timbul di Kota Depok. Namun semua ancaman itu akan bisa diselesaikan jika ada peran masyarakat untuk peka terhadap lingkungan.

“Depok ini Kota yang ada ditengah sebelah barat Tangerang, utara Jakarta dan selatan Bogor dan Timur Bekasi. Jadi pasti orang akan lewat di depok. Makanya jika ada cek dan ricek di masyarakat pasti ancaman bisa diatasi. Karena kita tau orang nya, “pungkasnya.

Sebelumnya Tim gabungan Densus 88 Antiteror Mabes Polri dan Polda Metro Jaya mengamankan satu orang terduka teroris berinisial BS (41).

Penangkapan dilakukan di Jalan Abdul Wahab, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (26/10/2019).

Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah membenarkan terjadinya penangkapan terduga teroris.

“Iya benar ada penangkapan teroris (di Jalan Abdul Wahab, Sawangan),” ujarnya saat dikonfirmasi. Sabtu (26/10/2019)

Azis mengatakan, proses penangkapan terduga teroris ini dilakulan oleh tim gabungan Densus 88 Antiteror Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.

Sedangkan, Polresta Depok membantu kelancaran kegiatan tersebut.

“Polres Depok membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut,” kata Azis.