Pembina Smart City dari Kementerian Kominfo RI, Teddy Sukardi memimpin kegiatan tinjauan lapangan Smart City secara virtual dengan Pemkot Depok, Selasa (15/06/21). (Foto: Diskominfo).

DepokNews – Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Depok telah merumuskan enam program unggulan untuk setiap dimensi Smart City atau Kota CerdasProgram ini dibeberkan dalam kegiatan tinjauan lapangan implementasi program Smart City secara virtual.

“Pemkot Depok telah menetapkan enam Quick Win yang diambil dari masing-masing dimensi. Seperti, Smart Governance dengan nama program Easy Tax,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono, di sela kegiatan tinjauan lapangan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, di DeCOR, Balai Kota, Selasa (15/06/21).

Easy tax ini, lanjutnya, memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya Wajib Pajak (WP) yang terdaftar akan mendapatkan reduksi berupa potongan pajak yang tadinya 10 persen menjadi tujuh persen. Selanjutnya, dimensi Smart Living dengan program Picodep atau Pusat Informasi Covid-19 Depok.

“Dengan adanya Picodep, Pemkot Depok melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mampu melakukan pendataan secara efektif terhadap Covid-19 di Kota Depok,” terangnya.

Selanjutnya, Smart Enviroment dengan  program zero waste yang mengunggulkan program jemput sampah organik serta penyetoran minyak jelantah. Ada pula, dimensi Smart Economi dengan program Decomart.

“Program ini merangkul dan mengoptimalkan koperasi. Juga bisa menggairahkan ekonomi. Dimensi selanjutnya, yaitu Smart Society dengan program sekolah ayah bunda yang baru ada di Kota Depok,” ucapnya.

Terakhir, dimensi Smart Branding dengan program City Tour. Program tersebut diinisiasi oleh Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata).

“Branding ini diharapkan mampu meningkatkan keikutsertaan masyarakat dalam melakukan penggalian potensi yang ada di Kota Depok,” tutupnya.

Sumber : depok.go.id