DepokNews–Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengeluarkan surat keberatan kepada Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI terkait penayangan film berjudul Kucumbu Tubuh Indahku di bioskop di Kota Depok.

Idris menilai, film tersebut diduga memiliki konten negatif yang dapat memengaruhi generasi muda.

Kepala Dinas Komunikasi Kota Depok, Sidik Mulyono membenarkan adanya surat keberatan tersebut.

Himbauan yang tertuang dalam surat itu,  dalam rangka menjaga dan memelihara masyarakat dari dampak yang ditimbulkan oleh perilaku yang dianggap penyimpangan seksual di Kota Depok.

Serta, kata dia, untuk penguatan ketahanan keluarga terhadap perilaku penyimpangan seksual beserta dampaknya.

“Untuk itu kami Pemerintah Kota Depok mengajukan keberatan terhadap penayangan film Kucumbu Tubuh Indahku, khususnya di wilayah Pemerintah Daerah Kota Depok serta kiranya dapat menghentikan penayangan film tersebut,” katanya.

Penolakan  terhadap film tersebut karena tiga faktor, film tersebut bisa berdampak pada keresahan di masyarakat karena adegan penyimpangan seksual yang ditayangkan.

Di film tersebut dapat memengaruhi cara pandang atau perilaku masyarakat terutama generasi muda untuk mengikuti bahkan membenarkan perilaku penyimpang seksual.

Film tersebut bertentangan dengan nilai-nilai agama.

Dan film tersebut dapat menggiring opini masyarakat terutama generasi muda sehingga menganggap perilaku penyimpangan seksual merupakan perbuatan yang biasa dan dapat diterima.Area lampiran