Raffa Ismail Fahrezi (9) bocah yang menjadi korban pelemparan batu.
DepokNews- Kepala Dinas Kesehatan  (Dinkes) Kota Depok, Lies Karmawati mengatakan Pemerintah Kota Depok akan membantu pemulihan Raffa Ismail Fahrezi (9) bocah yang menjadi korban pelemparan batu.
Saat ini Raffa masih menjalani perawatan intensif di RS polri Kramatjati Jakarta. Dia sudah menjalani operasi kemarin namun masih tetap harus dalam pengawasan tim medis sehingga masih dirawat di RS.
Biaya pengobatan di RS sudah dibantu oleh pihak kepolisian. Sehingga sampai saat ini Raffa masih tetap harus dirawat di RS.
“Dari polres sudah memberikan bantuan. Pemkot Depok juga akan memberikan bantuan untuk penyembuhan Raffa,” kata Lies, Kamis (21/6/2018).
Bantuan yang diberikan berupa pengobatan untuk penyembuhan. Dananya diambil dari alokasi bantuan sosial (bansos).
“Perawatan penyembuhan bisa di Depok atau di RS polri Kramatjati Jakarta. Kita tetap membantu,” ungkapnya.
Pemkot Depok tidak mematok biaya maksimal yang diperlukan untuk penyembuhan Raffa. Artinya berapapun biaya yang diperlukan akan dibantu.
“Jadi tergantung kebutuhan. Kalau diberi pagu (batas) ternyata lebih bagaimana. Tidak ada biaya maksimal. Dalam hal ini Pemkot Depok sudah turun tangan membantu,” paparnya.
Diketahui bahwa Raffa mengalami luka parah di wajah sehingga harus menjalani operasi. Dia menjadi korban pelemparan batu oleh orang tak dikenal beberapa waktu lalu di Jalan Juanda Depok. Saat itu dia bersama keluarga baru saja pulang silaturahmi. Ketika melintas di Jalan Juanda sekitar pukul 22.15 ada orang tak dikenal melempar batu. Hingga Raffa menjadi korban dan wajahnya mengalami luka parah.
Sampai saat ini Raffa masih menjalani perawatan di RS polri Kramatjati Jakarta. Bocah malang itu harus menahan sakit akibat ulah orang yang tidak bertanggungjawab.(mia)