DepokNews–Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini, membawa dampak juga pada program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Melalui Sistem Informasi Keluarga (Siga) yang

digagas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, siap mengaplikasikan program Siga ke tengah-tengah masyarakat.

Kepala Bidang Ketahanan Keluarga dan Keluarga Berencana DPAPMK Kota Depok, Ani Rahmawati mengatakan, Siga ini akan menerapkan sistem informasi yang lebih rigid, kekinian dan akuntabel. Serta akan menjadi data operasional bagi para Penyuluh Lapangan KB (PLKB) dan pihak terkait dalam melakukan intervensi terhadap program pemberdayaan keluarga.

“Dalam Siga ini nantinya akan ada sinkronisasi Basis Data Keluarga Indonesia (BDKI), dengan sistem informasi keluarga. Sinkronisasi itu, menjadi salah satu fokus BKKBN,” ujar Ani, dijumpai di ruang kerjanya, Senin (15/10/2018).

Ditambahkannya, Kota Depok direncanakan akan mulai menerapkan Siga di tahun ini. Pasalnya, data dan informasi keluarga yang terinput dalam Siga akan berfungsi sebagai alat monitoring dan dasar perencanaan, pengukuran kinerja, dan peta kerja pada setiap tingkatan wilayah program KKBPK.

“Kita sudah melatih PLKB kita untuk mulai menggunakan Siga dalam pelaporan data keluarga, sehingga diharapkan nanti akan dapat mengelola pembangunan keluarga sejahtera,” pungkasnya.

Sumber: depok.go.id