DepokNews- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid -19 Kota Depok, Dadang Wihana mengungkapkan, kebutuhan oksigen medis di  seluru fasilitas kesehatan (Faskes) di Depok, perharinya membutuhkan 1000 tabung oksigen. 

Kebutuhan oksigen medis di Depok kian hari kian banyak. Ini lantaran pasien Covid-19 terus bertambah saban harinya. Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok berjanji akan memikirkan ketersediaan oksigen bagi pasien isolasi mandiri (Isoman) yang jumlanya sampai ribuan.

“Cukup tinggi kebutuhan oksigen, untuk Puskesmas, RSUD, dan Rumah Sakit Swasta yang menangani pasien Covid-19,” katanya belum lama ini.

Dadang mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan oksigen ini, Pemerintah Kota Depok menggandeng banyak pihak, vendor atau pihak ke tiga untuk membantu memenuhi kebutuhan oksigen di Depok. 

“Untuk saat ini stok oksigen untuk Faskes masih aman,” tuturnya.

Dia menuturkan, sudah ada perusahaan yang membantu Pemerintah Kota Depok dalam memenuhi kebutuhan oksigen, salah satunya Krakatau Steel. Per harinya, Krakatau Steel  menyumbangkan 50 – 70 tabung oksigen per hari.

“Selain Krakatau Steel, kita juga dapat bantuan oksigen dari Provinsi Jawa Barat,” bebernya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) ini tidak menampik, jika saat ini kondisi di luar Faskes cukup mengkhawatirkan. Sebab, pasien yang isolasi mandiri terutama dengan gejala sedang, kesulitan untuk mendapatkan oksigen.

Maka dari itu, pihaknya kini tengah menggodok regulasi pemberian bantuan oksigen untuk pasien isolasi mandiri di rumah. 

“Sedang kita fikirkan untuk memberikan oksigen pada masyarakat yang isolasi mandiri. Nanti ya dikabari kelanjutanya,” tandasnya.