DepokNews–Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah menuntaskan input nilai secara online guna mendapatkan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Utama. Penutupan penilaian sudah selesai akhir September 2018 dengan nilai total 10.623. Namun, setelah dilakukan verifikasi berkas oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak nilainya menjadi 10.321.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga DPAPMK Kota Depok, Nancy Olivia Rossa mengatakan, tahun 2014 Kota Depok sudah meraih APE dengan tingkat Utama. Kemudian mendapatkan kembali di tahun 2016 dengan peringkat Madya.

“Tahun 2018 ini dilakukan penilaian lagi, kalau dari nilai online yang didapat kita sudah tingkat Utama, karena di atas 9.000 sudah bisa masuk tingkat Utama. Harapannya begitu, tetapi lebih bagus lagi kalau sampai tingkat Mentor,” ujar Nancy, ditemui di ruang kerjanya, Selasa (16/10/2018).

Sementara itu, Kepala Seksi Pengarusutamaan Gender dan Kerja Sama DPAPMK Kota Depok, Yati Sumiyati mengatakan, pihaknya masih menunggu kepastian untuk verifikasi lapangan dari pusat. Direncanakan kepala daerah se-Provinsi Jawa Barat akan dikumpulkan dan diberikan waktu untuk memamerkan hasil produk yang terkait dengan pemberdayaan perempuan.

“Dari pertemuan itu nanti biasanya akan dilihat nilai yang benar-benar tinggi untuk didatangi wilayahnya. Kita berharap Depok menjadi salah satu wilayah yang dikunjungi langsung oleh tim penilai,” katanya.

Untuk diketahui, Anugerah Parahita Ekapraya (APE) merupakan penghargaan yang diberikan kepada kementerian/lembaga serta pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota yang dinilai telah berkomitmen dan mengimplementasikan strategi Pengarussutamaan Gender (PUG), pencapaian inovasi dalam mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta upaya untuk memenuhi hak anak.

Sumber: depok.go.id