DepoNews–Pemerintah Kota Depok meminta United States Agency for International Development (USAID) memperpanjang program Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan untuk Semua (IUWASH PLUS) hingga 2026.

Wali Kota Depok, Muhammad Idris mengatakan perpanjangan program tersebut dilakukan guna memfasilitasi masyarakat yang belum terlayani sanitasi air bersih dan perilaku higiene.

“Kami minta program IUWASH PLUS diperpanjang minimal dari tahun 2021-2026. Karena masih banyak warga yang belum terfasilitasi terkait sanitasi air bersih,” ujarnya dalam kegiatan video conference pemangku kebijakan Ngobrolin Air, Sanitasi dan Hygiene bersama Wali Kota Depok (Ngobrash Sawali) secara virtual di Depok Operation Room (DeCOR) belum lama ini.

Selama kurun waktu 2017-2020 kata Idris terdapat empat kelurahan yang mendapat program IUWASH PLUS ini. Diantaranya Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kemiri Muka, Depok dan Abadi Jaya dengan total 37 RT dan 14 RW.

“Di Kota Depok terdapat 5.223 RT dan 908 RW, namun hanya 0,007 persen yang sudah dimonitoring teman-teman tim monev. Sisanya masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) kita semua. Untuk itu perlu kiranya, program ini terus berlanjut,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, William James Parente dari IUWASH PLUS Chief of Party mengatakan, untuk memperpanjang program, pihaknya harus berkoordinasi dengan USAID selaku pemilik program. Dirinya juga sangat mengapresiasi atas suksesnya program yang telah berjalan sejak 2018 sampai dengan 2020 ini.

“Terima kasih atas dukungan dari wali kota dan seluruh jajaran. Semoga Tim Monev yang sudah terbentuk bisa melanjutkan karena mereka merupakan duta pembangunan di sektor air bersih,” tutupnya.