DepokNews- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, menggelar Festival Kampung Budaya 2018, di Balai Kota Depok, Sabtu ( 29/12/2018). Kegiatan yang merupakan salah satu fasilitas yang diberikan Pemerintah Kota Depok, dalam mengembangkan dan menunjukan berbagai bakat seni yang dimiliki masyarakat Kota Depok. 
Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, seni-seni yang ditampilkan dari berbagai macam budaya di Indonesia. Kota Depok memiliki keunikan tersendiri terkait seni dan budaya. Salah satunya, dengan penduduk asli betawi, namun etnis beragam.
“Ini yang patut dibanggakan di Kota Depok, walaupun berbagai macam suku, agama, ras, namun kedamaian, kerukunan tetap terjalin dan ini akan terus dilestarikan di tengah-tengah masyarakat. Hal ini juga yang menjadi dukungan dalam mewujudkan visi Kota Depok,” Jelas Idris.

Kegiatan yang digagas melalui Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok ini, diharapkan akan terus dilaksanakan. Agar, masyarakat mendapatkan tempat hiburan dan mengingatkan mereka akan kampung halamannya.

“Fasilitas dan pelayanan yang terbaik yang dibutuhkan oleh masyarakat. Akan tetapi kami tidak dapat bekerja sendiri, tanpa bantuan masyarakat yang turut serta mendukung program dan kegiatan Pemkot,” tutur Idris kembali.
Idris menambahkan, di festival budaya juga menampilkan pagelaran Wayang Kulit ini sarat akan pesan moral. Yakni tentang kepemimpinan yang dapat menjadikan suatu wilayah lebih maju. Hal tersebut disampaikan agar para pemimpin dapat menata wilayah menjadi lebih baik, termasuk di Kota Depok.
“Lakon di wayang kulit kali ini mengisahkan tentang pemuda yang dipercaya menjadi pemimpin yang amanah. Ini dapat menjadi contoh bagi seluruh pemimpin untuk menjadikan bangsa lebih baik lagi,” tutur Idris.
Sementara itu, Kepala Disporyata Kota Depok Wijayanto mengatakan, pagelaran wayang kulit merupakan kali kedua yang diberikan pemerintah kepada masyarakat. Makna yang disampaikan pada pertunjukan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh dan acuan masyarakat untuk membantu peningkatan pembangunan di Kota Depok, terlebih bagi para pemimpin di setiap wilayah.

“Semoga pesan yang disampaikan melalui lakon di wayang ini dapat menjadi masukan para pemimpin. Pesan untuk terus memaksimalkan tugasnya dalam memimpin wilayah untuk negara yang lebih baik,” tutup Wijay.(mia)