Sampah di Depok (Istimewa)
DepokNews- Pemkot Depok serius mendesak Provinsi Jabar untuk merealisasi pemanfaatan lahan TPA Nambo dapat dipergunakan sebagai TPA tahun 2019. Mengingat kondisi TPA Cipayung memang sudah over load terlebih setiap hari sekitar 700 ton sampah warga masuk ke lokasi tersebut dan 500 ton sampah lainnya diolah sejumlah Unit Pengolahan Sampah (UPS) 11 kecamatan.
“Sampai saat ini ada sekitar 32 lokasi UPS dan secara optimal telah melakukan pengolahan sampah organic menjadi pupuk kompos maupun cair termasuk pengolahan sampah plastik,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota depok Etty Suryahati.
Tidak itu saja tapi jajaran DLHK Depok juga memiliki tim buru sergap (Buser) Kebersihan di beebrapa lokasi termasuk tim jaga Gonda yang melakukan pemantauan kebersihan di Jalan Raya Margonda yang rutin memantau lokasi rawan pembuangan sampah sembarangan oleh warga sekitar.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi terkait longsor di Kali Pesanggrahan, dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Depok untuk meminta bantuan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

“Berkoordinasi untuk melakukan pengerukan atau normalisasi di pinggiran TPA Cipayung yang menjorok ke Kali Pesanggrahan,” tutup Etty.(mia)