Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana (Istimewa)

DepokNews- Jubir Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan kondisi kasus COVID-19 di Depok masih tinggi. Sehingga rumah sakit sudah tidak bisa menampung lagi.

Situasi ini Pemerintah Kota Depok berencana membuat rumah sakit darurat (RSD) Covid-19 di Depok.

Kami sedang berkoordinasi dengan instansi vertikal untuk mengembangkan rumah sakit darurat. Jadi misalnya instansi vertikal pusat yang memiliki gedung-gedung atau asrama ataupun tempat diklat yang tidak digunakan itu bisa dimanfaatkan untuk Rumah Sakit darurat untuk penanganan covid gejala ringan,” kata Dadang Wihana, Kamis (21/1/21).

Saat ini kata Dadang, masih menunggu ketersediaan pihak yang mau lokasinya dijadikan RSD Covid-19 Depok.

Sejumlah pihak sudah dijajaki namun Dadang mengaku belum mendapat tindaklanjut.

“RS darurat masih menunggu kesediaan respon dari yang kita hubungi,” tegasnya.

Lokasi yang sudah dibidik antara lain gedung vertikal yang ada di Depok. Antara lain di kawasan Cilodong, Bojongsari dan Sawangan.

“Ada sih cuma kan masih mentah. Yang diidentifikasi ada 3 titik yang sudah dibidik. Satu di Cilodong, satu Bojongsari, satu Sawangan,” ungkapnya.

Pihaknya akan melakukan komunikasi intens agar segera mendapat kabar kepastian. Saat ini kata dia, belum ada progres yang bisa diinformasikan.

“Progresnya belum karena masih tahap koordinasi dengan pihak-pihak tersebut. Kita akan menjelaskan hambatan-hambatan kita terutama dalam ketersediaan tempat tidur isolasi itu kemudian untuk yang gejala ringan,” katanya.

Sedangkan untuk rumah sakit khusus Covid-19, Dadang juga sudah membidik satu lokasi.

Di rumah sakit tersebut tidak terlalu banyak menampung pasien non Covid-19 sehingga menjadi bidikan pihaknya untuk dijadikan RS khusus Covid-19.(Mia)