Pembangunan Terminal Jatijajar Depok Terus Digeber

Posted on

DepokNews- Hingga saat ini pembangunan terminal Jatijajar Kecamatan Tapos terus digeber. Sesuai aturan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang klasifikasi kategori, terminal Jatijajar dimasukan kategori terminal tipe A yang pembangunannya diserahkan ke pemerintah pusat.

Direktur Prasarana Badan Pengatur Jalan Tol Kementrian Perhubungan Risal Wasal mengatakan terkait progres pembangunan terminal jatijajar saat ini masih berjalan.

“Sebenarnya terminal jatijajar kalau untuk angkot dan bus AKBP nya sudah siap. Tapi tempat pemberhentian nya, jembatan untuk keluar jalan angkot dan bus serta aksesnya memang belum jadi. Kalau ini semua sudah jadi, insya Allah terminal jatijajar siap digunakan,” ujarnya  Senin (20/2/2017).

Sementara itu Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengatakan  perkembangan terminal Jatijajar hingga saat ini pihaknya menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat.

“Surat menyurat belum diselesaikan kaitan serahterima pemerintah pusat.  Anggaran pun juga belum dibicarakan. Kami berharap bisa segera dilakukan sehingga dapat terealisasi,” kata Pradi.

Ia memaparkan kendala yang dihadapi lebih kepada administrasi. “Termasuk pembebasan lahannya, apa ke pemerintah kota atau pemerintah pusat. Lahan yang dimaksud yakni yang menghubungkan terminal jatijajar dengan ruas tol Jagorawi. Panjangnya jalan sekitar 5,4 km, pembebasan nya kurang lebih Rp 6 miliar,” paparnya.

Pemkot Depok berharap pembangunan terminal jatijajar dapat segera diselesaikan. “Maret nanti diharapkan serah terima administrasi dari Pemkot Depok ke pemerintah pusat. Operasional terminal bisa dilakukan usai adanya regulasi terkait penambahan ruas  5,4 km akses menuju jalan tol yang belum jadi,” terangnya.

Pradi mengatakan ke depan berharap akan ada alternatif transportasi publik bagi masyarakat. “Saat ini kan sudah ada commuter line, banyak warga yang menggunakan kereta untuk bekerja. Kemudian diharapkan warga juga nantinya bisa beralih ke transportasi umum sehingga nggak macet,” tandasnya.(mia)