Pengurus RT dan petugas keamanan saat melihat rumah kontrakan yang dihuni para terduga pelaku teroris.

DepokNews–Para terduga pelaku teroris sering berhuni di rumah kontrakan yang berada di RT 06/22 Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya.

Pantauan di lokasi rumah kontrakan yang berada di Jalan Waru itu berwarna merah muda atau ping lokasinya dipojok dan terkesan tersembunyi.

Dimana rumah kontrakan itu sebelumnya dihuni orang yang yang diduga sebagai pelaku teroris dimana sebelumnya ditangkap aparat Densus 88.

Ketua RT setempat, Endang, mengatakan kontrakan yang ditempati terduga teroris RM sebelumnya ditempati orang yang juga dicari-cari polisi.

“Ya, tahun 2010 kalau kita cek rumah kontrakan itu dulunya pernah ditempati orang yang juga ikut jaringan teroris. Dia pernah ditangkap Densus dan divonis 7 tahun penjara. Namun sekarang sudah bebas dan pindah tempat tinggal”katanya.

Dia menambahkan, RM yang diamankan petugas saat melapor kepadanya sebagai pendatang baru, dan mengaku bekerja sebagai Pegawai Swasta dan datang dari Bogor dengan hanya menyerahkan Surat Keterangan saja karena tidak memiliki E-KTP.

“Kebetulan di rumah kontrakan yang ditempati sekarang oleh RM bersama empat anak dan isterinya, Tahun 2010 lalu pernah ada kejadian terduga pelaku teroris  inisial EI” katanya.

Saat pelaku terduga  terorisme EI digerebek Densus 88, ditemukan ratusan butir peluru aktif serta sejumlah senapan laras panjang dan sangkur.

“Makanya saya mau ketemu sama pemilik rumah kontrakannya. Mau tahu komunikasi dengan si pengontrak seperti apa dan ada hubungan apa dengan yang ngontrak,” ujarnya.

Dia merasa heran dikarenakan rumah kontrakan itu tidak dipasarkan. Tidak ada papan atau kata-kata bahwa rumah itu dikontrakkan atau dijual.