DepokNews–AS Salah satu pelaku diduga pembunuh Justinus Sinaga (40), seorang sopir taksi online yang ditemukan tewas dengan tangan diikat dan dilakban di Gunung Bunder, Kabupaten Bogor berhasil ditangkap pihak Kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana kepada wartawan pada Senin (5/3) malam mengatakan pelaku AS  terkena razia pada Minggu (4/3).

Saat itu pelaku (AS) bersama teman-temannya yang juga diduga pelaku pembunuhan menaiki mobil korban ke arah Subang, Jawa Barat.

Namun diperjalan ada razia aparat Kepolisian Polresta Subang, melihat ada razia teman-teman pelaku kabur sementara AS ditangkap karena AS yang mengendarai mobil korban.

Satlantas Polres Subang kemudian mengamankan Ahmad berikut barang bukti mobil Toyota Avanza bernopol B 1992 EKM.

Barang bukti terpaksa disita polisi karena Ahmad tidak bisa menunjukkan surat-surat yang sah atas kepemilikan mobil tersebut.

“Kemudian anggota Polres Subang berkoordinasi dengan kami, bahwa telah diamankan orang tersebut berikut barang buktinya,” tuturnya.

Polresta Depok kemudian melakukan pengecekan terhadap AS

Ternyata AS pernah dilaporkan di Polresta Depok atas keterlibatan penggelapan mobil.

“Nah kami membawa yang bersangkutan karena ada LP (laporan polisi) penggelapan mobil tersebut,” katanya.

AS adalah salah satu terduga pelaku pembunuhan Justinus Sinaga di Pamijahan, Kabupaten Bogor, usai mencocokan kendaraan yang disita Polres Bogor dengan milik korban.

Setelah diinterogasi, AS akhirnya mengaku bahwa telah melakukan pembunuhan terhadap Justinus Sinaga sopir taksi online.