Anggota DPR Ir Nuroji foto bersama dengan jaringan Nuroji Center Paguyuban Koran Depok

Pekembangan Media Cetak Mulai Kalah Bersaing

Posted on 817 views

DepokNews — Di era perkembangan media online nasib media cetak mulai ditinggalkan, dimana para pembaca mulai beralih ke media onlie.

Demikian dikatakan salah satu agen koran Wahyu Sirait saat dialog dengan anggota DPR RI Ir Nuroji pada Rabu (19/12) malam di jalan Raya Tanah Baru, Kecamatan Beji.

Dia mengatakan  di jaman era digital ini koran atau media cetak mulai terpinggirkan diharapkan Ir Nuroji bisa membantu sehingga pemasaran koran atau media cetak tetap bertahan.

Perkembangan media, baik itu media cetak maupun media elektronik,  dari masa ke masa semakin berkembang dengan pesat.

Inovasi teknologi media memunculkan persaingan yang mengakibatkan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.

Begitu pula dengan surat kabar atau biasa disebut koran, yang merupakan salah satu media jurnalisme cetak berisikan artikel-artikel dan memuat tulisan tentang peristiwa atau berita penting terhangat seputar kehidupan manusia.

“Ini jaman digital sudah banyak pembaca kita yang biasa membaca media cetak sudah beralih ke media online atau sosial”katanya.

Diharapkan dengan adanya pertemuan ini bisa memberikan harapan agar para loper atau agen media cetak bisa bertahan.

Paguyuban Koran Depok bisa
dikumpulkan dan tetap konsisten untuk mengawal kinerja Nuroji melalui
jaringan paguyuban Koran Depok.

Di lokasi sama Ir Nuroji menambahkan Paguyuban Koran Depok yang terdiri dari agen, loper Koran di Kota Depok merupakan salah satu jaringan dari Nuroji Center yang dibentuk beberapa tahun lalu.

“Paguyuban Koran Depok atau PKD merupakan jaringan Nuroji Center yang sudah berkerjasama dengan kita selama ini”katanya.

Dia mengatakan apa yang disampaikan oleh para agen atau loper memang menjadi sesuatu kenyataan dimana
media cetak, seperti surat kabar, mencapai puncak masa kejayaannya dari sejak adanya ilmu pengetahuan seputar jurnalistik.

Namun, media cetak mulai bergeser di masyarakat ketika muncul teknologi radio yang memunculkan jurnalisme penyiaran. Lalu televisi turut menghangatkan persaingan antar media massa.

Munculnya teknologi internet menjadikan media cetak seperti surat-surat kabar, koran, atau majalah dapat diakses melalui Internet dan hal tersebut menjadikan media tercetak semakin rendah peminatnya.

Kecenderungan masyarakat saat ini, lebih suka membuka internet untuk mengakses informasi ketimbang membaca di media konvensional seperti koran.

Media cetak hampir tertinggal dari media elektronik, sehingga hal ini perlu diperhatikan lagi karena turut memberi perubahan pada perkembangan informasi dalam sosial dan masyarakat.

Antusias sebagian masyarakat Indonesia untuk mendapatkan sumber informasi primer dari surat kabar cetak atau koran,belakangan ini mulai menurun.

Dengan problema itu Nuroji mengajak kepada loper atau agen yang masih memiliki waktu untuk bergabung di Koperasi Garudayaksa Nusantara yang siap membantu para loper untuk membuka usaha.