DepokNews – Musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis, 23 September 2021 sekira pukul 00.30 dinihari di wilayah Kebayunan Tapos, Depok menghanguskan 4 rumah warga yang ditempati oleh 4 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah warga terdampak 10 jiwa. Api diduga berasal dari kompor salah satu rumah warga yang biasa berjualan nasi uduk lupa mematikan kompor.

PKS Ranting Kelurahan Tapos dengan Ketuanya Madroni, didampingi oleh Humas Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Kecamatan Tapos Kota Depok M. Sahal, Ketua Unit Perempuan dan Ketahanan Keluarga (UPKK) Ranting Tapos Bunga dan sekretarisnya Dewi Asih, turun menyerahkan bantuan dana dan sembako untuk warga terdampak kebakaran di wilayah RT 02/RW 016 Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Depok.

“Alhamdulilah DPRa dan UPPK PKS Kelurahan Tapos berkunjung dan memberikan bantuan, berupa uang dan sembako kepada korban kebakaran yang berlokasi di Tapos Kebayunan RW 16. Ini adalah salah satu bentuk kepedulian PKS kepada masyarakat yang tertimpa musibah,” ujar Madroni.

Bantuan berupa sejumlah uang dan sembako diterima langsung oleh Manan dan Manih sebagai perwakilan korban dan disaksikan oleh masyarakat setempat.

Ketua Ranting PKS Kelurahan Tapos, mengunjungi lokasi kebakaran secara langsung. Hal ini dilakukan untuk melihat keadaan rumah-rumah warga yang terdampak dan mendengarkan penuturan korban musibah kebakaran. Kunjungan tersebut merupakan lanjutan bantuan yang sebelumnya sudah diberikan DPC PKS Kecamatan Tapos melalui ketuanya yaitu Mamuri Raskaman yang sudah diterima oleh Ketua RW 016 A.Rahim.

“PKS selalu peduli mendengarkan dan melayani kebutuhan masyarakat. Walaupun tidak pada pesta politik, kami tetap turun ke masyarakat. Menjadikan PKS sebagai partai Islam yg Rahmatan Lil’alamin,” imbuhnya.

Madroni juga berharap doa dan dukungan dari masyarakat agar partainya tetap peduli dan istiqomah dalam melayani masyarakat.

“Beberapa hari yang lalu kami juga membagikan bantuan makanan nasi box kepada korban angin puting beliung di RW.04 dan RW.06. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi korban. Dan kami tetap peduli dan istiqomah serta termotivasi dalam melayani umat dan masyarakat.” pungkas Madroni. (shl)