Depok 10/03/2020: Sejatinya pemuda merupakan kunci kemajuan sebuah negara. Dengan semangat muda , gagasan dan ide segarnya akan mampu menyelesaikan sebuah masalah yang ada di sekitarnya dan solusi yang dibawanya mengikuti perkembangan zaman. Keperhatinan beberapa pelajar atas masalah sampah, lewat keahlian multimedia yang mereka miliki smoga bisa menjadi bagian dari sebuah solusi untuk menyelesaikan masalah pengelolaan sampah .


Beberapa siswa SMK Taruna Bhakti mengadakan kerjasama dengan Yayasan Sahabat Edukasi Lingkungan, Selasa (10/03/2020).
Kerjasama ini dilakukan atas dasar kepedulian terhadap lingkungan dan juga ide dan gagasan anak-anak muda untuk mencoba menyelesaikan masalah pengelolaan sampah. siswa –siswa Taruna Bhakti yaitu Fajar, Dias, Abror, Dan kawan-kawan, melihat sebuah terobosan dari founder yayasan sahabat edukasi lingkungan (Abdullah Gozali) yang membuat aplikasi pengelolaan sampah (Depok Bersih) yang terintegrated dengan semua pihak . sehingga hal ini lah yang akan di bantu oleh para siswa taruna bhakti untuk banyak di perkenal kan ke masyarakat lewat video yang sedang dibuat oleh para siswa siswa Taruna Bhakti .


Menurut Fajar, perwakilan dari beberapa siswa taruna Bhakti , kegiatan pembuatan video ini merupakan aksi dari siswa siswa taruna bhakti untuk turut serta membantu memberikan support dan juga membantu mensosialisasikan aplikasi yang memiliki dampak yang baik untuk lingkungan khususnya lingkungan kota depok. Bukan hanya hal itu,nantinya video ini juga akan diikut sertakan dalam lomba tingkat nasional yang diadakan oleh kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang bekerjasama dengan media Indonesia yang yang mengambil tema pilah sampah dari rumah, lomba tersebut diadakan untuk menyambut hari peduli sampah Nasional pada tanggal 21 februari 2020 yang telah lewat .


Ketua Yayasan Sahabat Edukasi Lingkungan″Abdullah Gojali ” turut memberi apresiasi menurutnya ini merupakan bukti kegiatan positif yang dilakukan oleh para siswa. Untuk turut serta memberikan solusi atas permasalahan sampah sesuai dengan skill atau kemampuannya. Dan hal ini juga untuk menstimulus para siswa untuk berprestasi dan membanggakan pihak orang tua dan sekolah dengan turut serta dalam lomba tingkat nasional. Semoga kedepannya makin banyak pihak yang dapat berkolaborasi untuk memberikan solusi dan juga aktif dalam kegiatan kepedulian terhadap lingkungan sesuai dengan kemampuannya.


Dias, salah satu pemuda menjelaskan kerjasama seperti ini harus rutin dilaksanakan oleh para pelajar mengingat peran social para pelajar harus memiliki dampak positif yang baik terhadap lingkungan sekitarnya khususnya kota depok. kebersihan di lingkungan kota depok adalah tanggungjawab semua kalangan. Menurutnya, ini merupakan usaha yang bagus pula karena diawali dari pihak pelajar, jadi semakin terlihat nyata kegiatan pemuda di masyarakat.
“Kesan masyarakat pada kita selama ini bahwa banyak pelajar SMK hanya berkumpul, tawuran atau membuat onar tetapi ada kegiatan positifnya, yaitu tentang kepedulian lingkungan,” pungkasnya. (*)