DepokNews — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok telah menyiapkan berbagai program kerja di tahun 2018 ini. Salah satunya yakni revitalisasi jaringan pipa di kawasan Margonda.

“Kapasitas pipa di kawasan Margonda sudah tidak memadai, sementara di sana banyak pusat bisnis seperti hotel, apartemen maupun pusat perbelanjaan. Kami akan mengganti pipanya yang semula 6-8, ke depan akan kami ganti dengan ukuran 300mm-500mm dari Citayam sampai ujung Margonda,” ujar Ee Sulaiman, Direktur Umum PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Selasa (9/1).

Selain itu, di tahun ini PDAM juga akan meningkatkan kapasitas produksi Legong dan Citayam 300 liter per detik menjadi 600 liter per detik. Ia mengatakan, penambahan kapasitas dilakukan karena masih tersedia ketimbang harus membangun baru yang membutuhkan biaya besar.

“Mungkin kalau dengan penambahan kapasitas 600 liter per detik hanya habis Rp 50 miliar, kalau bangun baru bisa mencapai Rp 120 miliar. Kami targetkan untuk lima tahun ke depan untuk tambahan 102 ribu pelanggan,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, apa yang sudah dilokakaryakan pada saat buisnis plan beberapa waktu lalu akan direalisasikan, meskipun di tahun ini bantuan dari pusat sepertinya tidak didapat PDAM Tirta Asasta.

Selain melakukan revitalisasi, pihak PDDAM juga tengah membangun jaringan baru untuk menyasar perumahan-perumahan di sebelah barat Depok seperti wilayah Bojongsari. Anggaran biaya untuk revitalisasi dan pembangunan jaringan baru mencapai Rp 100 miliar dari APBD Depok yang digelontorkan tahun ini.

“Kami akan membangun jaringan di Jalan Raya Bojongsari dengan memanfaatkan kapasitas dari Duren Seribu, kami akan tarik pipa hingga ke perbatasan Depok-Tangsel. Setidaknya infrastruktur kami siapkan,” terangnya.

Dengan begitu, sambungnya, ketika ada pengembang perumahan maka nantinya harus menggunakan air PDAM. Hal itu tertuang dalam Perda IMB maupun PSU di mana pemerintah harus menyiapkan infrastrukturnya.

“Ketika jaringan sudah terbangun, maka tidak ada alasan lagi untuk pengembang maupun industry untuk tidak menggunakan air PDAM, nantinya mereka wajib pasang. Semakin jaringan tersedia, tentu target juga harus bertambah,” ungkapnya.

Dengan terpasangnya jaringan baru, pihaknya juga menargetkan lebih dari 50 ribu pelanggan untuk lima tahun ke depan. Sementara, jumlah pelanggan PDAM Tirta Asasta Kota Depok saat ini mencapai 64 ribu.