Plt. Camat Sawangan, Fery Birowo (kedua dari kanan) bersama Lurah Sawangan Baru, Cucu Suardi (kedua dari kiri) saat mencari informasi dan klarifikasi terkait laporan masyarakat tentang pemotongan dana bansos di RW 08 Kelurahan Sawangan Baru, Rabu (04/08/21). (Foto : Istimewa)

DepokNews – Pelaksana tugas (Plt) Camat Sawangan, Ferry Birowo turun langsung ke lapangan guna memastikan Bantuan Sosial Tunai (BST) tersalurkan tanpa potongan ke penerima manfaat. Langkah tersebut dilakukannya untuk menepis isu yang beredar terkait pemotongan BST di tingkat RT.

“Kemarin, kami bersama lurah, Bhabinkamtibmas, Ketua RW 08, Ketua RT 02 dan RT 03 di Kelurahan Sawangan Baru melakukan sidak ke warga penerima manfaat bantuan langsung itu,” tutur Fery, Rabu (04/08/21).

Fery mengatakan, pihaknya mencari informasi dan klarifikasi atas adanya informasi pemotongan dana bansos. Dikatakannya, dari kabar yang beredar pemotongan BST sebesar Rp 50.000-100.000 per kepala keluarga.

“Ternyata fakta di lapangan bantuan yang diterima langsung oleh penerima manfaat sebesar Rp 600.000,” katanya.

Ia pun mewanti-wanti kepada lurah di wilayahnya agar terus memberi pemahaman ke ketua RT-RW agar tidak melakukan pemotongan BST dengan alasan apapun.

“Kalau ada bantuan paling tidak RW menginformasikan juga ke kelurahan atau kecamatan agar pihak aparat bisa monitor untuk bisa mengantisipasi, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti pemotongan,” tegasnya.

Di tempat berbeda, Lurah Sawangan Baru, Cucu Suwardi menambahkan, Ketua RT-RW harus menyampaikan yang diamanatkan oleh pemerintah sampai ke masyarakat. Jangan sampai ada pemaksaan atau pemotongan bantuan dari pemerintah.

“Semoga apa yang kita kerjakan jika dilaksanakan dengan ikhlas akan membawa kebaikan,” tutupnya. 

Sumber : depok.go.id