Lokasi longsor (Istimewa)

DepokNews– Walikota Depok Mohammad Idris memantau pemasangan bronjong oleh Satgas Banjir di RT 1/1, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kamis (29/05/18). Pemasangan bronjong ini dilakukan pasca longsor yang terjadi beberapa hari lalu.

Pemimpin Kota Depok menjelaskan pemasangan bronjong ini sebagai antisipasi apabila terjadi longsor susulan. Pemasangan bronjong ini merupakan tindakan darurat yang harus segera dilakukan. Selanjutnya, kami akan mengajukan biaya tidak terduga (BTT) untuk turap bagian sisi jalan.

“BTT ini juga sebagai rekayasa untuk mengantisipasi adanya longsor susulan. Kami akan mengajukan BTT sebesar 200 juta. Nilia tersebut belum bisa untuk mengakomodir penataan kali, jadi hanya cukup untuk turapnya saja,” jelas Idris seraya berharap tidak terjadi lagi longsor susulan.

Idris melanjutkan, kedepannya ingin penataan kali yang komprehensif dan strategis dengan menggandeng Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta. Jadi ada kerjasama dan kolaborasi yang tentunya sesuai dengan wewenang masing-masing wilayah, seperti untuk kalinya bisa diintervensi oleh Provinsi Jawa Barat, untuk jalnnya oleh kota Depok, dan untuk perbatasannya ditangani oleh Provinsi DKI Jakarta. Dengan begitu nantinya penataan bisa dilakukan secara permanen, katanya.