Partai Demokrat Kota Depok (Foto: Mia Nala Dini-DepokNews)

DepokNews- Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok Edi Sitorus mengaku memiliki calon sendiri, dalam Pilkada Kota Depok 2020 mendatang.

Menurut Edi, tiga Kursi di Parlemen bukan tidak mungkin DPC Partai Demokrat
Kota Depok membentuk poros baru untuk mengusung calon Walikota atau
Wakil Walikota pada Pilkada Kota Depok 2020 mendatang.

“Saat ini belum ada koalisi, masih menjajaki saja. Demokrat ada calon,
tapi sekarang ini belum bisa kami publish. Pokoknya kami punya figurlah yang cocok dan kompeten,” kata Edi Sitorus.

Hanya memiliki tiga kursi di DPRD Kota Depok, sambung Edi Sitorus,
tentunya Demokrat harus membentuk koalisi sehingga persyaratan minimal
untuk mengusung kandidat dapat terpenuhi. Sebab, saat ini, baru tiga
partai yang bisa mengusung Paslon sendiri.

“Yang bisa mengusung sendiri kan PKS, Gerindra dan PDI Perjuangan,
kalau yang lain harus koalisi, paling tidak harus punya modal 10 kursi, kami sudah ada tiga kursi, tinggal mencari tujuh kursi lagi dari partai lain,” jelasnya.

Kendati demikian, lanjut Edi Sitorus yang juga anggota DPRD Kota Depok ini, sekarang belum ada yang substansinya bermuara untuk membentuk koalisi. Sebab, pihaknya masih menunggu instruksi dari DPP.

“Tentunya sebagai kader partai, kami Fatsun dengan keputusan DPP, tapi
dari DPP sendiri pun belum ada arahan terkait Pilkada, masih jauh mungkin,” ujarnya.

Menurutnya, dalam dunia politik segala sesuatunya dapat terjadi dan sejauh ini perkembangan Pilkada Kota Depok masih dinamis serta belum ada keputusan dari seluruh partai yang ada di Kota Depok.

“Pilkada-nya saja baru 2020. sekarang hanya penjajakan terhadap figur
di dalam partai yang kompeten dan dinilai mampu mengikuti Pilkada,” terang Edi.

Terkait koalisi dan sikap Demokrat, Edi Sitorus menambahkan, pihaknya
masih melihat perkembangan politik yang terjadi hingga batas waktu yang ditentukan. Namun, ketika ingin berkoalisi, tentu harus dibicarakan dulu untuk sinkronisasi visi dan misi yang selaras dengan Partai Demokrat.

“Visi misi harus sama, tidak boleh berbeda untuk membangun Kota Depok.
Tiap Pilkada juga semua partai sudah dijajaki, tapi saat ini dapat apa, itu yang tidak boleh terulang,” tutup Edi.(mia)