Para Ahli Kebencanaan Nasional & Internasional Hadir dalam Pertemuan Ilmiah Riset Bencana di UI

Posted on

DepokNews — Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla secara resmi membuka Pertemuan Ilmiah Tahunan Riset Kebencanaan (PIT – RB) ke-4 tahun 2017 yang dilaksanakan pada Senin (8/5) di Balairung UI kampus Depok.

PIT – RB terselenggara sebagai bentuk kerja sama antara Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI dan Universitas Indonesia (UI).

Turut hadir dalam pembukaan PIT – RB diantaranya Kepala BNPB Laksda (Purn) Willem Rampangilei, Rektor UI Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, Ketua IABI Prof. Dr. Sudibyakto, MS dan Kepala BMKG Dr. Andi Eka Sakya, M. Eng.

Selama tiga hari (8 – 10/5), para ahli nasional dan internasional di bidang kebencanaan akan saling berbagi pengalaman, sharing knowledge serta brainstorming secara komprehensif terkait kebencanaan dan mensinergikan sains, teknologi, dan inovasi terkait kebencanaan.

Dengan tema Peran Masyarakat Bagi Pencapaian SDGs: “Kontribusi Pemangku Kepentingan Untuk Penurunan Risiko Bencana“ diharapkan pertemuan ilmiah ini mampu menghasilkan keluaran berupa tersusunnya Blue Print Riset Kebencanaan sebagai acuan dalam perencanaan dan penganggaran sesuai dengan kebutuhan penanggulangan bencana di Indonesia.

Prof. Muhammad Anis menyampaikan, “UI menyambut baik serta mendukung terselenggaranya Pertemuan Ilmiah Riset Kebencanaan.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa negara kita adalah negara  kepulauan yang memiliki sejumlah titik rawan bencana.

Bagi institusi pendidikan, kondisi dan tantangan tersebut dapat dijadikan sebagai laboratorium guna menggali potensi sumber daya pengetahuan Indonesia terkait kebencanaan baik penanggulangan hingga pencegahan.

Lebih lanjut, Prof. Anis menambahkan, “Kolaborasi yang tercipta di tempat ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih dan meningkatkan riset guna penanggulangan bencana.

Sivitas akademika UI telah menghasilkan sejumlah riset inovasi terkait penanganan bencana diantaranya Kapal Tanpa Awak “Makara-05” karya mahasiswa UI yang tergabung dalam AMV – UI yang dapat digunakan sebagai pengganti kerja manusia di permukaan maupun dalam laut guna menunjang aktivitas di bidang seperti keamanan, penelitian bawah laut, serta penanganan bencana. Berikutnya, UAV quadcopter – sebuah pesawat helicopter karya mahasiswa Fasilkom UI yang dapat mencari sumber api/asap di hutan tanpa harus melibatkan manusia untuk terjun langsung ke lokasi.”

Pelaksanaan PIT – RB dilatarbelakangi atas kenyataan di lapangan bahwa peran ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam penanggulangan bencana masih sangat lemah dan parsial. Sedangkan Indonesia merupakan negara dengan resiko, variasi dan skala bencana yang tinggi.

Contoh yang umum terjadi adalah bencana gempa (baik tektonik ataupun vulkanik) dan bencana hidrometeorologis. Pemerintah Indonesia telah memasukkan kerentanan bencana sebagai salah satu faktor utama dalam perencanaan regional, seperti yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah 2015-2019.

Oleh karena itu, dibutuhkan kerja komprehensif dan kolaboratif dari pemerintah (baik pusat maupun daerah), sektor privat, akademisi, institusi penelitian, organisasi non kepemerintahan serta masyarakat itu sendiri.

Pertemuan Ilmiah Tahunan Riset Kebencanaan merupakan acara tahunan yang bertujuan untuk menggali peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penanggulangan bencana di Indonesia.