DepokNews- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Idham Azis, mengunjungi Gas Insulated Switchgear Extra High Voltage (GISTET) dan Gardu Induk Extra Tinggi (GITET) Kembangan 500kV. Untuk membantu progres pembangunan tanggul-tanggul dan pembersihan gardu pasca tergenang air banjir.

Sebelumnya PLN terpaksa memadamkan sementara gardu tersebut pada tanggal 1 januari pukul 23: 30 WIB dikarenakan debit air di kali angke yang berada persis di belakang komplek GISTET terus meningkat hingga mencapai ambang batas aman.

“Saya dan Bapak Kapolri melihat secara langsung gardu-gardu tergenang oleh air, namun dengan kesigapan TNI, Polri dan Juga PLN Untuk menormalisasi Gardu Induk kembangan dengan membersihkan serta membangun tanggul-tanggul, karena ini sangat penting mengingat listrik adalah salah satu kebutuhan utama” ungkap Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Tim Pemeliharaan Duri Kosambi masih berupaya melakukan pengeringan di dalam GISTET dibantu pasukan TNI AD, upaya membendung air agar tidak masuk ke dalam area Gardu Induk juga dilakukan dengan membuat barikade kantong-kantong pasir untuk meminimalisir debit air yang berasal dari 2 anak kali yang mengapit lokasi Gardu Induk.

General Manager PLN Unit Transmisi Jawa Bagian Barat Warsono memimpin langsung proses pekerjaan ini, mengingat GISTET dan GITET Kembangan merupakan salah satu gardu Induk Besar yang memasok listrik untuk wilayah-wilayah VIP Jakarta, Jakarta Barat dan sekitarnya.

Dengan semakin surutnya debit air dan dibantu proses pengeringan dengan dryer, diharapkan GISTET dan GITET dapat beroperasi kembali di akhir minggu ini, dikarenakan beban listrik akan naik di hari senin seiring dengan berakhir nya libur sekolah dan libur Natal dan Tahun Baru.

“Dengan kesigapan TNI dan Polri pembuatan tanggul, normalisasi tanggul, serta penjagaan dari aparat gardu induk ini dapat berfungsi tanpa ada gangguan. Untuk itu kami terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri menormalisasi gistet kembangan” kata Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasadjo.

Dirinya menambahkan sebelum menyalakan Gardu Induk, pihaknya harus memastikan seluruh alat dalam kondisi yang aman dan berfungsi dengan baik, untuk itu kami lakukan test sebelum dinyalakan kembali.(mia)