DepokNews–Para pekerja palang pintu lintasa kereta api  di Perumahan Gaperi, Bojonggede, Kabupaten Bogor mengakhiri aksi mogok kerjanyam

Kapolsek Bojonggede Kompol Agus Koster Sinaga, Kamis (1/2) mengatakan penjaga pintu palang kereta yang sempat mogok, sehingga  warga terpaksa menutup pintu palang agar terhindar jatuhnya korban tabrak kereta.

“Sehari setelah ditutup palang, esoknya pada Selasa (30/1) keempat penjaga pintu palang kita kumpulkan dan bertemu dengan pihak Dinas Perhubungan di kantor Polsek Bojonggede. Sudah  terjadi kesepakan dan akhirnya para penjaga perlintasan mulai bekerja kembali,” ujar Kapolsek kepada BeritaUtama.net.

Dari hasil kesepakatan antara kedua belah pihak soal  pembayaran gaji yang tertunda akan dirapel pada awal Februari oleh Dinas Perhubungan Pemda Kab. Bogor.

“Kita menghindari segala kemungkinan terjadi,  jika para penjaga palang pintu mogok kerja, karena  akan menganggu segala aktifitas warga yang menggunakan kendaraan. Mereka harus jauh berputar,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan Kab Bogor Firdaus Nurrohim, Pelaksana Dal Ops Endang Sulaeman dan Pospam Bojonggede Ridwan, serta anggota babinsa.

Sementara itu Purnomo warga Kedung Waringin mengatakan sangat senang mengetahui pintu palang kereta di perlintasan Perumahan Gaperi sudah dibuka.

Biasa dari rumah lewat jalan Perumahan Gaperi karena jalur paling dekat jika mau ke Pemda Cibinong maupun Bogor.

Paling tidak pemerintah dapat memperhatikan kembali keinginan bagi kebutuhan penjaga palang pintu keretakarena efeknya dirasakan orang banyak.