DepokNews- Juru bicara penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan saat ini penularan Covid -19 masih cukup tinggi di beberapa daerah. Karena masih banyak orang belum disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

”Masih ada kelompok rentan yang tidak mematuhi protokol kesehatan, tidak menjaga jarak, tidak memakai masker, dan tidak rajin mencuci tangan, inilah yang kemudian menjadi kelompok rentan untuk tertular,” kata Yuri dalam keterangannya di Graha BNPB, Jakarta dilansir situs resmi Kemenkes RI.

Maka dari itu, Yuri menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker. Sebab, Covid-19 menyebar secara cepat melalui percikan droplet baik saat bersin maupun batuk.

Memakai masker adalah salah satu cara efektif untuk menahan droplet tersebut menyebar.

“Orang Tanpa Gejala (OTG) masih ada disekitar masyarakat yang belum melakukan isolasi dengan baik, ” ucap dia.

Yuri menjelaskan tingkat risiko penularan Covid-19 akan semakin menurun apabila seseorang memakai masker. Ia pun membaginya kedalam 4 tingkatan :

Pertama, apabila seseorang yang membawa virus dari OTG tidak menggunakan masker dan melakukan kontak dekat dengan orang rentan maka kemungkinan penularan mencapai 100 persen.

Kedua, orang yang sakit pakai masker, sementara kelompok rentan tidak memakai masker maka potensi penularan mencapai 70 persen.

Ketiga, orang sakit pakai masker, sementara orang sehat tidak pakai masker maka tingkat penularannya hanya 5 persen.

Keempat, jika keduanya pakai masker, maka potensi penularan hanya 1,5%.

”Inilah yang meyakinkan kita bahwa menggunakan masker adalah cara yang paling tepat, sudah barang tentu gunakanlah masker secara benar, menutup hidung dan mulut dengan baik,” imbuhnya.

Yuri menekankan protokol kesehatan harus menjadi kebiasaan baru menuju tatanan masyarakat produktif namun tetap aman dari Covid-19.

Kedisiplinan, kesadaran dan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar kenaikan kasus tidak semakin tinggi.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebutkan kunci kasus Covid-19 bisa terkendali yaitu kepatuhan yang dilakukan masyarakat.

“Kunci kepatuhan masyarakat agar angka penularan Covid-19 turun, ini berlaku di semua daerah,” kata Muhadjir saat berkunjung ke Pasar tradisional Genteng Baru dan Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/6).

Makna kepatuhan itu sebut Muhadjir, mengawas dan kesadaran diri sendiri. Sehingga, kedisiplinan dan kepatuhan untuk menjalani protokol kesehatan bisa berjalan baik dan penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan.

“Kalau ingin turun angka kasus Covid-19 di wilayah masyarakat harus tingkatkan kesadaran diri sendiri. Mari kita awasi diri kita sendiri-sendiri,” tukasnya.

Menurut dia, pemerintah pusat sangat memperhatikan wilayah yang memiliki tingkat kasus positif dan meninggal dunia karena Covid-19 tinggi.(mia)