DepokNews–Bertempat di kantor DPC PKS Kecamatan Beji, Satgas Pembinaan Anak Anggota (PAA) menyelenggarakan Mukhoyyam Al-Quran Anak Anggota PKS Selasa 29 Mei lalu. Dibuka oleh SC Panitia, Arief Budiman, dan Sekretaris DPC PKS Kecamatan Beji, Harry Firdaus, kegiatan diikuti 69 remaja yang terdiri dari pelajar setingkat SMP dan SMA.

Dalam sambutannya mewakili Ketua DPC PKS Kecamatan Beji, Bima Pamungkas, Harry menyampaikan bahwa manusia yang terdiri dari 3 komponen jasad, akal dan ruhani mesti memenuhi kebutuhannya agar menjadi pribadi yang robbani sekaligus madani. Artinya, pembinaan kepada anak anggota PKS tidak hanya memberikan wawasan atau pengetahuan saja melainkan juga ketrampilan dan pengalaman ruhani yang bermanfaat. Sebagaimana kegiatan Mukhoyyam Al-Quran yang dilaksanakan ini.

Pemateri yang memberikan materi pada kegiatan ini adalah Ustadz Syarif Hidayatullah, pengasuh dan Koordinator Tahfizh MIT Nurul Iman dan Ustadz Tedyansyah, motivator remaja yang kiprahnya sudah tidak asing lagi. Beliau berdua menyampaikan materi tentang metode, kiat-kita atau tips, dan motivasi menghafal Al-Quran bagi remaja, secara menarik dan interaktif. Diselingi games dan kuis yang menyegarkan, peserta dibawa kepada pemahaman dan kesiapan untuk meningkatkan kualitas bacaan dan hafalan Al-Quran.

Mukhoyyam Al-Quran merupakan agenda rutin DPC PKS Kecamatan Beji, yang diharapkan bisa mendorong anak-anak anggota PKS lebih akrab berinteraksi dengan Al-Quran sebagai pondasi awal mencetak penghafal-penghafal Al-Quran di masa datang. Selain materi dari para ustadz, peserta kegiatan ini juga diberikan target untuk membaca Al-Quran dengan bimbingan dari mentor-mentor. Peserta juga disuguhi obrolan Sharing Session dari peserta-peserta yang telah menjalani program tahfizh dan mencapai hafalan antara 10, 20, atau 30 juz.

Di tengah bulan suci Ramadhan yang berkah, kegiatan tetap berjalan meski baik peserta dan peserta melaksanakan puasa. Peserta menjalani kegiatan, sholat berjama’ah, dan mengakhiri dengan berbuka puasa bersama. Menjelang akhir acara, selepas pemutaran video motivasi menghafal Al-Quran, panitia menggali harapan-harapan dari sebagian peserta dengan komunikasi bahasa Inggris dan luar biasa respon peserta yang rata-rata ABG sangat baik.

Mengingat tema dari acara ini adalah : “Fun Ramadhan for Teenager” maka menjelang akhir acara, panitia memandu peserta dengan bahasa inggris bagaimana menjadikan Ramadhan tahun ini dengan “fun” tetapi diisi dengan langkah-langkah nyata seperti diutarakan oleh para pemateri di awal. Selain itu, dengan pondasi Al Quran yang baik, lalu ditambah dengan penguasaan bahasa internasional yang baik pula, maka harapannya, anak- anak tersebut bisa berkiprah dengan mumpuni walaupun nantinya di jenjang pendidikan atau pekerjaan lebih lanjut ditempatkan di luar Indonesia.

Mereka berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan di waktu-waktu mendatang agar semakin banyak generasi muda yang termotivasi dan terlatih untuk menjadi penghafal Al-Quran.