Nuroji (Foto: Mia Nala Dini-DepokNews)

DepokNews- Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Gerindra, Nuroji menyatakan Kota Depok merupakan salah satu kota yang bertoleransi tinggi, dimana warganya satu sama lain saling menghargai, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam perayaan keagamaan masing-masing.

“Semua harus membaur dalam perayaan apapun, karena kita hidup bertoleransi,” ujar Nuroji.
Ketua Dewan Pembina DPC Partai Gerindra Kota Depok ini mengatakan, di Depok juga ada beberapa warga keturunan Belanda ataupun Tionghoa yang sudah turun temurun hidup berbaur satu sama lain. 
Seperti di wilayah Kampung Pulo Mangga, Kelurahan Grogol, Limo, dimana terdapat warga keturunan Tionghoa yang sudah turun temurun hidup berbaur satu sama lain. Bahkan, masyarakat di kampung tersebut sebagian besar keturunan Tionghoa.

Namun, uniknya wajah mereka tidak lagi seperti kebanyakan orang Tionghoa, yaitu mata sipit dan berkulit kuning langsat. Mereka yang ada di Kampung Pulo Mangga berkulit sawo matang.

“Bila kita bertemu dengan mereka, kita pasti tidak menyangka kalau mereka keturunan Tionghoa sebab wajah mereka layaknya wajah masyarakat pribumi,” bebernya. 

Lebih lanjut, Caleg DPR RI Dapil Jabar VI (Kota Depok-Kota Bekasi) nomor urut 1 ini melanjutkan, meski tidak terlihat sebagai daerah pecinan, tetapi masyarakatnya (Kampung Pulo Mangga) masih memegang kuat tradisi leluhur.

“Di pintu bagian depan rumah mereka masih kita temukan dupa yang berisi hio berwarna merah dan di dalam rumah juga kita temui adanya meja persembahan (meja altar),” pungkasnya.(mia)

Area lampiran