DepokNews — Nur Mahmudi Ismail (NMI) yang saat ini mejabat sebagai Peneliti Utama Kebijakan Pangan, Tenaga Ahli BPPT, bidang Teknologi Pertanian dan juga sebagai Anggota POKJA AHLI Dewan Ketahanan Pangan Nasional, Kementan R.I. melakukan presentasi keunggulan sorgum sebagai salah satu bahan pangan. Prsesntasi tersebut berlangsung pada Jumat, (11/5/2018) di Kantor Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Jalan Mangga Depok.

Nur Mahmudi Ismail dan Habib Muhsin Alatas

Menurut NMI, yang juga pernah menjabat sebagai Walikota Depok dua periode, 2006 – 2016, sorgum mempunyai banyak keunggulan dan banyak manfaat selain sebagai salah satu bahan pangan. Bberapa keunggulan sorgum tersebut antara lain:

1. Semua bagian tanaman berguna
2. Ekonomis di Subtropis & Tropis
3. Tumbuh lahan subur & marjinal
4. Pupuk sedikit, dapat diratun
5. Kebutuhan Air sedikit
6. Umur Panen 3-4 bulan
7. Tahan penyakit, salin dan banjir

NMI juga menjelaskan, sebagai bahan pangan, sorgum juga banyak keunggulan, antara lain:

1. Kandungan Energi ~ Padi dan Gandum
2. Glikemik Indeks Rendah vs Padi dan Gandum
3. Sumber Pangan Tanpa Gluten
4. Feasible Tumbuh di Indonesia
5. Dapat Dimasak Langsung seperti Beras Padi
6. Dapat Diproses menjadi Makanan Modern

Disampaikan NMI, sorgum bisa diolah menjadi banyak variasi jenis makanan yang tidak kalah dibanding beras atau gandum. Berbagai jenis makanan tersebut diantaranya:

1. Nasi Sorgum (Aneka Masakan)
2. Bubur & Energen Sorgum
3. Sorgum Flakes (Sereal)
4. Mie & Pasta Sorgum
5. Aneka Roti Sorgum (Fermentasi/Non Fermentasi)
6. Chapati Sorgum
7. Tortilla Sorgum

Dalam presebtasinta tersebut NMI juga menjelaskan, banyak makanan ringan yang bisa dibuat dari bahan baku sorgum, makanan ringan tersebut misalnya:

1. Jenang/Dodol Sorgum
2. Pop Sorgum
3. Krupuk Sorgum
4. Wingko Sorgum
5. Cookies Sorgum
6. Kue Sorgum (Bolu, Brownies)
7. Crakers Sorgum

Melihat beerbagai keunggulan dan banyaknya manfaat dari sorgum tersebut, NMI melaui FKUB mengajak masyarakat untuk menanam dan mengkonsumsi sorgum demi kesehatan dan ketahanan pangan sekaligus akan meningkatkan perekonomian serta membuka lapangan kerja yang besar.

“FKUB yang banyak mempunyai mitra pesantren-pesantren bisa menjadi pionir budidaya sorgum, minimal untuk kebutuhan konsumsi intern para santri,” kata NMI.

NMI juga berkomitmen untuk memberikan bimbingan kepada para santri dan masyarakat luas yang ingin membudidayakan sorgum. “Teknis menaman dan mengolah sorgum sangat mudah, saya siap untuk memberikan bimbingan,” kata NMI dengan penuh semangat.

Sedangkan Ketua FKUB Kota Depok, Habib Muhsin Alatas yang menyimak secara seksama presentasi NMI menyambut baik keinginan NMI agar FKUB bisa mensosialisasikan keunggulan sorgum di berbagai pesantren.

“Insya Allah saya akan minta beberapa pesantren yang mempunyai lahan untuk menanam sorgum, ini peluang yang sangat bagus, namun perlu kesabaran, karena ini juga bagian dari dakwah. Orang dakwah itu harus sabar,” kata Habib Muhsin Alatas.