(Foto: IBH dan Hj Nur Azizah Tamhid menyerahkan langsung masker dan Hand Sanitizer kepadanya petugas sampah di Kelurahan Tugu. Jumat (27/3/2020).

DepokNews– Berdasarkan surat sekretariat jenderal Blvadan keahlian DPR RI No. SJ/04532/SEKJEN DAN BK DPR RI/03/2020 tentang perpanjangan masa reses persidangan ll tahun sidang 2019-2020 Hj. Nur Azizah Tahmid, BA. MA Anggota Komisi Vlll FPKS DPR RI Dapil Jabar VI Depok-Bekasi memanfaatkan masa reses tersebut dengan melakukan kunjungan sgpesifik perorangan bersama Imam Budi Hartono Ketua Komisi IV DPRD Prov. Jabar FPKS yang sekaligus juga Bakal Calon Walikota Depok 2021-2026, Jum’at 27-03-2020

Nur Azizah Tamhid mengatakan kunjungan spesifikasi tersebut berdasarkan pada Instruksi Presiden PKS No: 02/D/INT/DPP-PKS/2020 tentang Prioritas Pencegahan Penyebaran Covid-19 (Virus Corona dan Bantuan Sosial (Ta’awun), Arahan Ketua Fraksi PKS DPR RI serta SK BNPB NO. 13.A Tahun 2020 Sekaligus Mitra Komisi Vlll DPR RI

“Berpartisipasi aktif memutus penyebaran Covid-19 di Indonesia dengan membagikan masker dan hand sanitizer kepada Deni Ramdani dan Dede Supriatna Petugas Pengambil Sampah Organic DLHK UPS Gundar Tugu yang masih terpaksa harus beraktifitas mengangkut sampah organic warga,”ujarnya.

Nur Azizah juga mengimbau agar masyarakat senantiasa memproteksi diri diantaranya menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta jaga sanitasi

“Mereka sangat bersyukur dan berterimakasih mendapatkan masker dan Hand Sanitizer. Karena dipasaran sulit mendapatkan masker dan hand sanitizer kalaupun ada biasanya harganya agak mahal,”ujarnya.

Perlu diketahui meskipun dipasaran relatif sulit mendapatkan masker namun Hj. Nur Azizah Tamhid, BA. MA. alhamdulillah mendapatkannya yang merupakan buatan warga (bukan pabrikan) dan tentunya ini dapat memberdayakan warga tersebut

“Ini merupakan masker jahitan yang bisa di cuci dan di pakai kembali sehingga bisa digunakan berulang tentunya sangat bermanfaat dengan kondisi saat ini,”katanya.

Sedang untuk hand sanitizer ini juga mengisi ulang sendiri dengan bahan dan botol yang terpisah. Harapan mereka agar kendaraan pengangkut sampah organic ada yang baru karena yang ada sekarang sudah tidak layak, serta berharap kesejahteraan mereka diperhatikan oleh pemerintah kata Deni Ramdani

“Mereka melakukan pengangkutan sampah organic setiap hari Senin Rabu dan Jum’at setiap pekannya,”tuturnya.