DepokNews- Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, mengajak peran serta guru dan orangtua siswa menjaga lingkungan dengan baik. Sebab, guru serta orangtua merupakan kepanjangtanganan informasi kelada siswa.

Nur Mahmudi mengatakan, mari sama-sama membangkitkan semangat putra putri dari fungsi guru yang sebenarnya, yakni mengajarkan bahwa lingkungan perlu dijaga. Lingkungan saat ini semakin tumbuh dan berkembang karena penduduk juga sangat berkembang.

“Di dunia berkembang apalagi di Indonesia. Kalau terus bertambah tapi kita tidak mau berpikir mencukupi makan, menjaga lingkungan, nanti kita kebingungan. Peristiwa itu telah dialami Afrika, akibat kerusakan lingkungan. Nah Indonesia saat ini ada tanda-tanda kemungkinan rusaknya lingkungan,” papar Nur Mahmudi.

Dirinya mencontohkan, dahulu banyak sawah. Tapi sekarang sudah banyak berkurang, kalau kita butuh makanan dari mana bila tidak ada sawah. Cari keluar kota, seperti ke Kabupaten Bogor, Karawang, Sukabumi. Namun, kalau dilihat saat ini Bogor sudah mulai berkurang sawahnya.
Hakikatnya di jawa ini hampir setiap tahun mengalami pengurangan sawah puluhan hekatr. Depok saja luasnya 20 ribu hektar, berarti lebih dari Kota Depok pengurangan sawah di jawa.

“Karena itu guru harus memberikan pencerahan agar bisa mengajak siswa bertanggung jawab terhadap pengrusakan lingkungan. Lembaga pendidikan seperti TAAM harus bisa sebagai pelopor penggerakan menjaga lingkungan,” tutupnya.(mia)