DepokNews (Jakarta, 27/02/2020). Bertempat di Kalibata, hari ini (Kamis, 27/02/20) ditanda-tangani Naskah Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama antara Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi serta Ditjen PK Trans dengan beberapa perguruan tinggi dan organisasi kemasyarakatan (ormas).

Mengawali laporannya, Dirjen PK Trans menyatakan, ada Wakil Rektor II (Prof. Weka Widayati, red) dari Unhalu (Universitas Haluoleo, red) yang turut hadir adalah anak transmigran dari Sulawesi Tenggara.

Selanjutnya, Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar dalam arahannya menegaskan, agar naskah Kerjasama ini benar-benar dilaksanakan. Terutama dalam menyiapkan SDM (sumber daya manusia, red) unggul di daerah hingga 2024.

Diminta pendapatnya, Hasprabu, Ketua Umum DPP PATRI (Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia, red) menyatakan. “Betul, kami sepakat. PATRI sejak awal memang fokus menguatkan kapasitas SDM. Karena kunci kemajuan daerah adalah SDM yang handal”. Ujarnya, didampingi oleh pengurus inti DPP PATRI.

Ditambahkan, karena anggota PATRI sejak kecil sudah hidup di permukiman Transmigrasi, maka sudah terbiasa menghadapi medan yang berat.

“Tadi, Dirjen Dr. Nurdin mengatakan. Wakil Rektor II (Unhalu, red) yang hadir (ikut menandatangani Naskah Kerjasama, red) adalah anak transmigran,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dalam hal penyiapan SDM, selama ini PATRI sudah melakukan. Diantaranya menyiapkan tenaga pendamping lapangan, seni budaya, kewirausahaan, dan turut aktif menyelesaikan kasus lahan Transmigrasi.

Selain acara penanda-tanganan juga dilaksanakan Rapat kerja internal Ditjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi 2020. Rapat diikuti oleh seluruh pejabat dilingkungan Ditjen PKT.

(spb)