DepokNews – Bukannya untung malahan buntung itulah kata yang disematkan kepada para petani sapi asal Kabupaten Bima, Provinsi NTB ini.

Betapa tidak niat menjual sapi dengan berharap untung lebih, justru para petani sapi Bima ini malah ditipu dengan nilai Rp 1,4 Miliar.

Anehnya pelaku penipuan tersebut merupakan Kordinator kandang yang mereka sewa dengan inisial iK.

Salah satu petani, Abdulloh mengungkapkan sudah hampir 1 Minggu pihaknya menunggu itikad baik dari saudara IK untuk membayar uang petani dari hasil penjualan namun tak kunjung dibayar.

“Sampai sekarang tidak ada kejelasan dari dia kapan akan di bayar karena menghilang begitu saja.Kami sudah mencari-cari keberadaan dia, kami coba telepon tapi nomornya tidak aktif,”ujar Abdulloh kepada wartawan di bekas lapak sapi Bima di Jalan KSU Raya, Kelurahan Tirta Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (1/8/2021).

Dijelaskan Abdullah, IK merupakan Kordinator kandang sehingga seluruh transaksi dan uang pembayaran dipegang sama IK. Pada saat itu Jumat, 23 Juli 2021 lalu, IK menjanjikan kepada para pedagang bahwa dirinya akan memberikan hasil penjualan pada Senin, 24 Juli 2021.

Selain itu pihaknya akan segera melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib melalui Polres Metro Depok.

“Rencananya besok (2/8/2021) kami akan membuat laporan ke polisi. Kami berharap masalah ini bisa segera diselesaikan secepatnya”bebernya.

“Kami hanya meminta hak kami diberikan karena kami di sini juga sudah enggak punya uang, jangankan untuk pulang ke Bima, untuk makan saja kami tidak punya uang,” pungkasnya.