Pengurus MWC NU Kecamatan Cipayung periode 2018-2023 menggelar  Rapat Kerja pertamanya di Griya Astoeti, Cisarua,  Bogor. Menurut Ketua MWC NU Kecamatan Cipayung KH. Ahmad Furqon mengungkapkan penekanan pada program yang membumi. “Kita menyadari masih ditemuinya masalah ekonomi, sosial, kesehatan dan lainnya di Kecamatan Cipayung. Kita ingin membantu meringankan beban masyarakat,”ujarnya seusai acara. Sabtu (16-17/11).

Menurutnya, dalam Raker tersebut menghasilkan program yang menyentuh secara langsung. Ia mengungkapkan, masalah kesehatan dan pemenuhan kendaraan untuk pengurusan jenazah juga dibutuhkan masyarakat. “Salah satu program utamanya adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya wilayah  Cipayung. Di samping itu, masih dijumpai rumah tak layak huni patut diperhatikan,”paparnya.

Dirinya mengharapkan, program yang disusun benar-benar dapat menyentuh masyarakat secara umum. Sehingga,  program-program ini bisa membumi, profesional, transparan, berbasis program, dan  sebagai basis organisasi massa Islam yang mengayomi semuanya. “Tentunya,  program tersebut bisa selaras dengan  Pemerintah, khususnya Kecamatan Cipayung. Tidak hanya permasalahan agama saja yang kita atur, tapi juga pada masyarakat secara langsung,”terangnya.

PLT Ketua PC Ust. Achmad Solechan kepada seluruh Pengurus MWC NU Kecamatan Cipayung dan   badan otonom tetap solid. Pasalnya, tidak semua orang dipilih dan mau untuk mengurusi NU. “Pastinya harus bangga menjadi Pengurus NU,”tandasnya.

Dalam acara pembukaan juga dihadiri Kepala Kemenag Depok Bapak H. Asnawi,  S.Ag bersama Mustasyar MWC NU Cipayung KH. Abuddin Shomad. Pembekalan juga diberikan kepada Peserta sebelum menjalankan ppersidangan

Rapat Kerja ini diikuti seluruh pengurus MWC NU Cipayung dari Pengurus syuriah beserta dan Tanfidziyah beserta jajarannya. Selain itu juga,  diikuti seluruh Pengurus-pengurus Ranting NU sekecamatan Cipayung yang berasal dari lima kelurahan. Dan sebagai peninjau diikutsertakan dalam Rapat Kerja ini Badan-badan Otonom NU mulai dari PAC. Muslimat, Gp. ANSOR/Banser, IPPNU, IPNU dan Fatayat NU.