DepokNews- Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengatakan, bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan Limo harus sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok.
“Rancangan pembangunan harus sesuai kebutuhan skala prioritas, tiga program unggulan dan visi Kota Depok,” jelas Pradi saat membuka Musrenbang Kecamatan Limo, di aula kantor Kecamatan Limo, Senin (29/1/2018).
Pradi melanjutkan, Musrenbang tingkat kecamatan merupakan lanjutan dari segala usulan pembangunan tingkat kelurahan. Setiap usulan sangat penting namun memang harus sesuai dengan RPJMD Kota Depok. Dalam RPJMD tertuang semua rencana untuk mendorong pembangunan selama lima tahun, mulai dari 2016-2021. Bahkan, sambungnya, tak hanya rencana pembangunan namun juga ada untuk kemajuan sumber daya manusia (SDM) di Depok.
“Baik untuk kemajuan di bidang ekonomi, sosial dan budaya yang dapat diselaraskan dengan  tiga program unggulan. Antara lain Zero Waste City, Smart Healthy City dan Family Resilience City, ditambah visi Depok menjadikan kota yang unggul, nyaman dan religius,” terangnya.
Pemerintah kini sedang fokus untuk pemerataan pembangunan di semua wilayah yang ada di Depok. Dengan itu, diharapkan dapat semakin meningkatkan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Depok
Angka IPM dapat meningkat dengan cara memperbaiki kualitas pelayanan publik, dan tata kelola pemerintahan. Pemerintah juga harus melakukan reformasi birokrasi serta pengembangan potensi ekonomi lokal dan investasi daerah.
“Optimalisasi pendapatan dan pembiayaan pembangunan daerah juga harus ditingkatkan, demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Pradi.(mia)